<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>blog untuk semua</title>
	<atom:link href="http://arifkisoenam.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arifkisoenam.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Jul 2007 10:25:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='arifkisoenam.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>blog untuk semua</title>
		<link>http://arifkisoenam.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://arifkisoenam.wordpress.com/osd.xml" title="blog untuk semua" />
	<atom:link rel='hub' href='http://arifkisoenam.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bahaya Lumpur Lapindo</title>
		<link>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/07/08/bahaya-lumpur-lapindo-2/</link>
		<comments>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/07/08/bahaya-lumpur-lapindo-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2007 10:25:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardini</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/07/08/bahaya-lumpur-lapindo-2/</guid>
		<description><![CDATA[Pembuangan lumpur ke sungai dinilai justru akan menimbulkan masalah baru di Sidoarjo. Apa itu? Ladang eksplorasi gas PT Lapindo Brantas dikhawatirkan ambles, lantas menimpa jalur pipa gas bawah tanah yang ada di bawahnya. Jika petaka itu terjadi, pasokan gas ke industri-industri di seantero Jawa Timur, bakal terhenti. Ledakan pipa gas juga akan memakan korban jiwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=18&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Pembuangan lumpur ke sungai dinilai justru akan menimbulkan masalah baru di Sidoarjo. Apa itu?</p>
<p>Ladang eksplorasi gas PT Lapindo Brantas dikhawatirkan ambles, lantas menimpa jalur pipa gas bawah tanah yang ada di bawahnya. Jika petaka itu terjadi, pasokan gas ke industri-industri di seantero Jawa Timur, bakal terhenti. Ledakan pipa gas juga akan memakan korban jiwa tak sedikit.</p>
<p>Kecemasan ini cukup beralasan. Hingga Senin (19/6), atau tiga pekan sejak bencana terbetik, lumpur panas dari lokasi Sumur Banjar Panji 1 PT Lapindo di Porong, Sidoarjo, terus muntah. Sekitar 40 ribu meter kubik lumpur keluar dari perut Bumi saban harinya.</p>
<p>Walhi Jawa Timur memperingatkan adanya rangkaian jalur pipa gas yang membentang sejauh 430 kilometer dari Pagerungan Sumenep hingga Gresik melalui Sidoarjo. Pipa gas ini memasok sekitar 80-100 ribu meter kubik gas per hari ke beragam sentra industri di Jatim. Pipa gas bersuhu 60-70 derajat Celcius.</p>
<p>Bisakah urat nadi pasokan gas Jatim ini tertimbun? Andang Bachtiar, mantan ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) memperingatkan perlunya tim teknis bencana PT Lapindo melakukan riset soal ini.</p>
<p>&#8221;Perlu diketahui kapan tekanan di dalam lubang kembali stabil,&#8221; terang dia. Ini, menurut Andang, terhitung penting. Sebab saat keseimbangan tekanan terjadi, ada tekanan yang justru hilang di area pemicu keluarnya lumpur. Ini memicu ketidakstabilan ruang dalam tanah.</p>
<p>Oleh karena itu, menurut dia, tim teknis perlu menaksir apakah ketidakstabilan ruang ini dapat memicu runtuhnya tanah (drop). Perhitungan pun harus cermat, sebab proses ambrol biasanya terjadi pelan-pelan.</p>
<p>Penting pula dihitung berapa kekuatan pipa. Apakah reruntuhan tanah bisa memicu bending (bengkok) pada pipa atau tidak. Jika ya, apakah itu dapat memicu fracture (retak) atau tidak.</p>
<p>&#8221;Perlu ada skenario terburuk untuk itu semua,&#8221; papar dia. Ia menyayangkan adanya pernyataan dari pejabat berwenang bahwa lumpur PT Lapindo akan stop dalam tempo sebulan, tanpa adanya perhitungan akurat.</p>
<p>Menurut Andang, area Porong, Sidoarjo, adalah wilayah rentan tekanan. Area di atas kedalaman 1.500 kaki (sekitar 456 meter) saja, terang dia, sudah tergolong over pressure zone. Di zona itu, tekanan air lebih kecil.</p>
<p>Akibatnya, material lumpur menjadi lebih ringan, sehingga lumpur terus naik ke permukaan hingga tercapai keseimbangan tekanan. &#8221;Jadi perlu dihitung berapa lama tekanan itu stabil, jangan cuma ngomong sebulan selesai,&#8221; selorohnya.</p>
<p>Bukan karena gempa<br />
Keliru jika luapan lumpur panas PT Lapindo Brantas merupakan imbas gempa 6,2 Richter di Yogyakarta. &#8221;Ini manipulasi fakta dengan menyalahkan alam,&#8221; papar Wakil Ketua Komisi VII DPR, Sony Keraaf, menyitir jawaban pemerintah. Disebutkan bahwa luapan lumpur terjadi akibat liquid faction pascagempa.</p>
<p>Dugaan adanya liquid faction juga dibantah Andang. Menurut dia. liquid faction biasanya terjadi pada lapisan dangkal, yakni pada sedimen yang ada pasir-lempung.</p>
<p>Getaran akibat gempa, menurut Andang, menyebabkan tekanan hidrostatik air yang mengikat pasir dan lempung menjadi lebih besar. Akibatnya ia lepas. &#8221;Air pun naik ke permukaan, membawa lempung dan pasir,&#8221; kata Andang.</p>
<p>Ini memicu banjir lumpur dari dalam tanah. Fenomena ini terjadi pada gempa-gempa besar, seperti di Aceh atau Padang. Biasanya fenomena liquid faction ini terjadi 1-2 jam setelah gempa. &#8221;Yang terjadi di PT Lapindo tidak seperti ini,&#8221; papar Andang.</p>
<p>Luapan lumpur, terang Andang, terjadi di kedalaman 2.000-6.000 kaki (608 meter &#8211; 1,824 km) alias bukan di lapisan permukaan. Tingkat kedalaman lumpur dicek dari komposisi lumpur yang tercipta. Materi organik dalam lumpur tercatat berasal dari hewan zaman Pleosin yang hidup 1,5 juta hingga 5 juta tahun silam. Hewan ini hidup di lapisan 2.000-6.000 kaki.</p>
<p>&#8221;Tak kalah penting, luapan lumpur baru terjadi dua hari kemudian, bukan 1-2 jam kemudian,&#8221; tutur dia lagi. Daerah Porong juga terletak paling ujung dari rangkaian sumur-sumur gas Yogya-Klaten. &#8221;Mengapa daerah yang lebih dekat ke sumber gempa ketimbang tidak mengalami kebocoran?&#8221; tanya dia.</p>
<p>Ali Ashar Akbar, pengamat perminyakan, merasa aneh soal tidak adanya dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) PT Lapindo. &#8221;Kalau itu belum ada kok mereka bisa mengeksploitasi?&#8221; tanya dia.</p>
<p>PT Lapindo dinilai tidak lagi melakukan kegiatan eksplorasi, tetapi eksploitasi, lantaran pengeboran sudah mlebihi kdalaman 50 meter. Eksplorasi tidak memerlukan Amdal, eksploitasi perlu.</p>
<p>Ia menengarai dibolehkannya PT Lapindo beroperasi tanpa Amdal sebagai indikasi adanya persengkongkolan. &#8221;Dari pelanggaran ekologis yang mereka lakukan, mereka bisa dibilang penjahat lingkungan,&#8221; papar dia.</p>
<p>Dampak ekologi<br />
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia menilai semburan lumpur panas dari areal eksplorasi PT Lapindo meninggalkan dampak ekologis yang dapat dibanding-bandingkan dengan tragedi Buyat di Sulawesi Utara.</p>
<p>Kasus PT Lapindo membuat ratusan warga di sekitar Desa Renokenongo dan Desa Siring, Kecamatan Porong, mengungsi. Beberapa di antaranya masuk rumah sakit akibat kepulan asap putih yang keluar dari pipa gas perusahaan milik Bakrie Group ini.</p>
<p>Menurut Ketua Kampanye Eksekutif Daerah Walhi Jatim, Chairul, asap putih yang keluar dari didihan gas dari pipa bawah tanah milik PT Lapindo mengandung hidrogen sulfida (zat kimia beracun yang berbahaya bagi kesehatan). Gas lain yang teridentifikasi adalah amoniak, nitrit, nitrat, dan fenol.</p>
<p>Investigasi Walhi Jawa Timur menemukan bahwa sehari setelah terjadi blow out pertama, ikan-ikan yang ada di saluran irigasi banyak yang terapung mati. Tanaman yang ada di sekitar lumpur mengering dan mati.</p>
<p>Sumber air (sumur dan sungai) di tiga desa (Siring, Renokenongo, dan Jatirejo) tak dapat lagi dikonsumsi karena telah tercemar. Warnanya berubah kekuning-kuningan (seperti mengandung minyak mentah).</p>
<p>Menurut Andang Bachtiar, masih belum jelas betul potensi bahaya material kimiawi dari area PT Lapindo. &#8221;Banyak reaksi fisika dan kimia yang terjadi. Unsur yang dulunya tidak ada, seperti chrom, bisa menjadi ada (terdeteksi),&#8221; paparnya.</p>
<p>Ia mencontohkan kasus luapan lumpur di Arun, Riau. Di situ tiba-tiba muncul unsur ikutan yaitu merkuri. Di dalam gas sendiri, merkuri tidak terdeteksi (under detection limit).</p>
<p>&#8221;Tetapi ketika ia diproduksi dengan kecepatan 100 juta kubik dengan pressure yang tinggi, didorong perubahan temperatur, ada perubahan fisika dan kimia,&#8221; jelas Andang.</p>
<p>Selain itu, Walhi mengkritik rencana pembuangan lumpur ke sungai Kalimati. Jika ini dilakukan, menurut Direktur Eksekutif Walhi, Chalid Muhamad, maka lumpur akan menutupi sungai. &#8221;Sidoarjo bisa tenggelam,&#8221; kata dia.</p>
<p>Usulan lain pun tak kalah mencemaskan. Lumpur akan dibuang ke Kali Porong, anak sungai Kali Brantas. Menurut Walhi, Kali Porong adalah penyuplai air sawah bagi Kecamatan Porong dan Jabon. Di musim kemarau, debit airnya nol.</p>
<p>Jika ini dilakukan, air dari Dam Lengkong terpaksa digelontorkan, meski dam ini adalah pemasok utama sawah, tambak, industri dan Jasa Tirta di Mojokerto dan Sidoarjo. &#8221;Banyak yang akan dirugikan,&#8221; kata dia. Jika lumpur menutupi sungai, maka kapasitas sungai akan mengecil dan pada saat musim hujan Sidoarjo akan terendam.</p>
<p>Fakta Angka<br />
40.000 Meter Kubik<br />
Jumlah lumpur yang keluar setiap hari di Porong, Sidoarjo.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifkisoenam.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifkisoenam.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifkisoenam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifkisoenam.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifkisoenam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifkisoenam.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifkisoenam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifkisoenam.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifkisoenam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifkisoenam.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifkisoenam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifkisoenam.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifkisoenam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifkisoenam.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifkisoenam.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifkisoenam.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=18&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/07/08/bahaya-lumpur-lapindo-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/558d4f834929297dfd481b015386ef4b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ardini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahaya Lumpur Lapindo</title>
		<link>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/07/08/bahaya-lumpur-lapindo/</link>
		<comments>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/07/08/bahaya-lumpur-lapindo/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2007 10:22:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardini</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/07/08/bahaya-lumpur-lapindo/</guid>
		<description><![CDATA[Pembuangan lumpur ke sungai dinilai justru akan menimbulkan masalah baru di Sidoarjo. Apa itu? Ladang eksplorasi gas PT Lapindo Brantas dikhawatirkan ambles, lantas menimpa jalur pipa gas bawah tanah yang ada di bawahnya. Jika petaka itu terjadi, pasokan gas ke industri-industri di seantero Jawa Timur, bakal terhenti. Ledakan pipa gas juga akan memakan korban jiwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=17&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<p>Pembuangan lumpur ke sungai dinilai justru akan menimbulkan masalah baru di Sidoarjo. Apa itu?</p>
<p>Ladang eksplorasi gas PT Lapindo Brantas dikhawatirkan ambles, lantas menimpa jalur pipa gas bawah tanah yang ada di bawahnya. Jika petaka itu terjadi, pasokan gas ke industri-industri di seantero Jawa Timur, bakal terhenti. Ledakan pipa gas juga akan memakan korban jiwa tak sedikit.</p>
<p>Kecemasan ini cukup beralasan. Hingga Senin (19/6), atau tiga pekan sejak bencana terbetik, lumpur panas dari lokasi Sumur Banjar Panji 1 PT Lapindo di Porong, Sidoarjo, terus muntah. Sekitar 40 ribu meter kubik lumpur keluar dari perut Bumi saban harinya.</p>
<p>Walhi Jawa Timur memperingatkan adanya rangkaian jalur pipa gas yang membentang sejauh 430 kilometer dari Pagerungan Sumenep hingga Gresik melalui Sidoarjo. Pipa gas ini memasok sekitar 80-100 ribu meter kubik gas per hari ke beragam sentra industri di Jatim. Pipa gas bersuhu 60-70 derajat Celcius.</p>
<p>Bisakah urat nadi pasokan gas Jatim ini tertimbun? Andang Bachtiar, mantan ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) memperingatkan perlunya tim teknis bencana PT Lapindo melakukan riset soal ini.</p>
<p>&#8221;Perlu diketahui kapan tekanan di dalam lubang kembali stabil,&#8221; terang dia. Ini, menurut Andang, terhitung penting. Sebab saat keseimbangan tekanan terjadi, ada tekanan yang justru hilang di area pemicu keluarnya lumpur. Ini memicu ketidakstabilan ruang dalam tanah.</p>
<p>Oleh karena itu, menurut dia, tim teknis perlu menaksir apakah ketidakstabilan ruang ini dapat memicu runtuhnya tanah (drop). Perhitungan pun harus cermat, sebab proses ambrol biasanya terjadi pelan-pelan.</p>
<p>Penting pula dihitung berapa kekuatan pipa. Apakah reruntuhan tanah bisa memicu bending (bengkok) pada pipa atau tidak. Jika ya, apakah itu dapat memicu fracture (retak) atau tidak.</p>
<p>&#8221;Perlu ada skenario terburuk untuk itu semua,&#8221; papar dia. Ia menyayangkan adanya pernyataan dari pejabat berwenang bahwa lumpur PT Lapindo akan stop dalam tempo sebulan, tanpa adanya perhitungan akurat.</p>
<p>Menurut Andang, area Porong, Sidoarjo, adalah wilayah rentan tekanan. Area di atas kedalaman 1.500 kaki (sekitar 456 meter) saja, terang dia, sudah tergolong over pressure zone. Di zona itu, tekanan air lebih kecil.</p>
<p>Akibatnya, material lumpur menjadi lebih ringan, sehingga lumpur terus naik ke permukaan hingga tercapai keseimbangan tekanan. &#8221;Jadi perlu dihitung berapa lama tekanan itu stabil, jangan cuma ngomong sebulan selesai,&#8221; selorohnya.</p>
<p>Bukan karena gempa<br />
Keliru jika luapan lumpur panas PT Lapindo Brantas merupakan imbas gempa 6,2 Richter di Yogyakarta. &#8221;Ini manipulasi fakta dengan menyalahkan alam,&#8221; papar Wakil Ketua Komisi VII DPR, Sony Keraaf, menyitir jawaban pemerintah. Disebutkan bahwa luapan lumpur terjadi akibat liquid faction pascagempa.</p>
<p>Dugaan adanya liquid faction juga dibantah Andang. Menurut dia. liquid faction biasanya terjadi pada lapisan dangkal, yakni pada sedimen yang ada pasir-lempung.</p>
<p>Getaran akibat gempa, menurut Andang, menyebabkan tekanan hidrostatik air yang mengikat pasir dan lempung menjadi lebih besar. Akibatnya ia lepas. &#8221;Air pun naik ke permukaan, membawa lempung dan pasir,&#8221; kata Andang.</p>
<p>Ini memicu banjir lumpur dari dalam tanah. Fenomena ini terjadi pada gempa-gempa besar, seperti di Aceh atau Padang. Biasanya fenomena liquid faction ini terjadi 1-2 jam setelah gempa. &#8221;Yang terjadi di PT Lapindo tidak seperti ini,&#8221; papar Andang.</p>
<p>Luapan lumpur, terang Andang, terjadi di kedalaman 2.000-6.000 kaki (608 meter &#8211; 1,824 km) alias bukan di lapisan permukaan. Tingkat kedalaman lumpur dicek dari komposisi lumpur yang tercipta. Materi organik dalam lumpur tercatat berasal dari hewan zaman Pleosin yang hidup 1,5 juta hingga 5 juta tahun silam. Hewan ini hidup di lapisan 2.000-6.000 kaki.</p>
<p>&#8221;Tak kalah penting, luapan lumpur baru terjadi dua hari kemudian, bukan 1-2 jam kemudian,&#8221; tutur dia lagi. Daerah Porong juga terletak paling ujung dari rangkaian sumur-sumur gas Yogya-Klaten. &#8221;Mengapa daerah yang lebih dekat ke sumber gempa ketimbang tidak mengalami kebocoran?&#8221; tanya dia.</p>
<p>Ali Ashar Akbar, pengamat perminyakan, merasa aneh soal tidak adanya dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) PT Lapindo. &#8221;Kalau itu belum ada kok mereka bisa mengeksploitasi?&#8221; tanya dia.</p>
<p>PT Lapindo dinilai tidak lagi melakukan kegiatan eksplorasi, tetapi eksploitasi, lantaran pengeboran sudah mlebihi kdalaman 50 meter. Eksplorasi tidak memerlukan Amdal, eksploitasi perlu.</p>
<p>Ia menengarai dibolehkannya PT Lapindo beroperasi tanpa Amdal sebagai indikasi adanya persengkongkolan. &#8221;Dari pelanggaran ekologis yang mereka lakukan, mereka bisa dibilang penjahat lingkungan,&#8221; papar dia.</p>
<p>Dampak ekologi<br />
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia menilai semburan lumpur panas dari areal eksplorasi PT Lapindo meninggalkan dampak ekologis yang dapat dibanding-bandingkan dengan tragedi Buyat di Sulawesi Utara.</p>
<p>Kasus PT Lapindo membuat ratusan warga di sekitar Desa Renokenongo dan Desa Siring, Kecamatan Porong, mengungsi. Beberapa di antaranya masuk rumah sakit akibat kepulan asap putih yang keluar dari pipa gas perusahaan milik Bakrie Group ini.</p>
<p>Menurut Ketua Kampanye Eksekutif Daerah Walhi Jatim, Chairul, asap putih yang keluar dari didihan gas dari pipa bawah tanah milik PT Lapindo mengandung hidrogen sulfida (zat kimia beracun yang berbahaya bagi kesehatan). Gas lain yang teridentifikasi adalah amoniak, nitrit, nitrat, dan fenol.</p>
<p>Investigasi Walhi Jawa Timur menemukan bahwa sehari setelah terjadi blow out pertama, ikan-ikan yang ada di saluran irigasi banyak yang terapung mati. Tanaman yang ada di sekitar lumpur mengering dan mati.</p>
<p>Sumber air (sumur dan sungai) di tiga desa (Siring, Renokenongo, dan Jatirejo) tak dapat lagi dikonsumsi karena telah tercemar. Warnanya berubah kekuning-kuningan (seperti mengandung minyak mentah).</p>
<p>Menurut Andang Bachtiar, masih belum jelas betul potensi bahaya material kimiawi dari area PT Lapindo. &#8221;Banyak reaksi fisika dan kimia yang terjadi. Unsur yang dulunya tidak ada, seperti chrom, bisa menjadi ada (terdeteksi),&#8221; paparnya.</p>
<p>Ia mencontohkan kasus luapan lumpur di Arun, Riau. Di situ tiba-tiba muncul unsur ikutan yaitu merkuri. Di dalam gas sendiri, merkuri tidak terdeteksi (under detection limit).</p>
<p>&#8221;Tetapi ketika ia diproduksi dengan kecepatan 100 juta kubik dengan pressure yang tinggi, didorong perubahan temperatur, ada perubahan fisika dan kimia,&#8221; jelas Andang.</p>
<p>Selain itu, Walhi mengkritik rencana pembuangan lumpur ke sungai Kalimati. Jika ini dilakukan, menurut Direktur Eksekutif Walhi, Chalid Muhamad, maka lumpur akan menutupi sungai. &#8221;Sidoarjo bisa tenggelam,&#8221; kata dia.</p>
<p>Usulan lain pun tak kalah mencemaskan. Lumpur akan dibuang ke Kali Porong, anak sungai Kali Brantas. Menurut Walhi, Kali Porong adalah penyuplai air sawah bagi Kecamatan Porong dan Jabon. Di musim kemarau, debit airnya nol.</p>
<p>Jika ini dilakukan, air dari Dam Lengkong terpaksa digelontorkan, meski dam ini adalah pemasok utama sawah, tambak, industri dan Jasa Tirta di Mojokerto dan Sidoarjo. &#8221;Banyak yang akan dirugikan,&#8221; kata dia. Jika lumpur menutupi sungai, maka kapasitas sungai akan mengecil dan pada saat musim hujan Sidoarjo akan terendam.</p>
<p>Fakta Angka<br />
40.000 Meter Kubik<br />
Jumlah lumpur yang keluar setiap hari di Porong, Sidoarjo.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifkisoenam.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifkisoenam.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifkisoenam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifkisoenam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifkisoenam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifkisoenam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifkisoenam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifkisoenam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifkisoenam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifkisoenam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifkisoenam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifkisoenam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifkisoenam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifkisoenam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifkisoenam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifkisoenam.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=17&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/07/08/bahaya-lumpur-lapindo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/558d4f834929297dfd481b015386ef4b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ardini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BEBERAPA MASALAH YANG LAYAK MENJADI PERHATIAN</title>
		<link>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/07/08/beberapa-masalah-yang-layak-menjadi-perhatian/</link>
		<comments>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/07/08/beberapa-masalah-yang-layak-menjadi-perhatian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2007 10:16:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia punya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/07/08/beberapa-masalah-yang-layak-menjadi-perhatian/</guid>
		<description><![CDATA[KEAMANAN PBB&#8217; Nugroho Wisnumurti Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB (DK PBB) untuk kurun waktu 2007-2008 tentunya diharapkan dapat memainkan peranannya secara effektif dalam menangani masalah-masalah perdamaian dan keamanan internasional di DK PBB. Dalam menghadapi berbagai masalah tersebut Indonesia dituntut untuk menyatakan sikapnya, dan sikap atau posisi Indonesia tersebut harus ditentukan berdasarkan pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=16&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KEAMANAN PBB&#8217; Nugroho Wisnumurti<br />
Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB (DK PBB) untuk<br />
kurun waktu 2007-2008 tentunya diharapkan dapat memainkan peranannya<br />
secara effektif dalam menangani masalah-masalah perdamaian dan keamanan<br />
internasional di DK PBB. Dalam menghadapi berbagai masalah tersebut<br />
Indonesia dituntut untuk menyatakan sikapnya, dan sikap atau posisi<br />
Indonesia tersebut harus ditentukan berdasarkan pada prinsip-prinsip yang<br />
mendasari politik luar negeri RI dan juga perhitungan-perhitungan<br />
politis/strategis dalam dan luar negeri.<br />
MASALAH DENUKLIRISASI SEMENANJUNG KOREA<br />
Indonesia adalah Negara Pihak Traktat Non-Proliferasi Nuklir atau NPT<br />
yang selama ini secara konsisten memperjuangkan perlucutan senjata nuklir<br />
disamping perlucutan senjata pemusnah masal lainnya. Mengingat hal itu<br />
wajar kalau Indonesia berkepentingan agar perundingan tentang denuklirisasi<br />
Semenanjung Korea melalui Six-Party Talks dapat membawa hasil. Selain itu<br />
Indonesia juga berkepentingan dalam soal ini karena masalah nuklir di<br />
Semenanjung Korea ini mempunyai dampak pada stabilitas dan keamanan<br />
kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara khususnya. Oleh karena itu Indonesia<br />
sangat prihatin waktu Korea Utara melakukan uji coba nuklir bulan Oktober<br />
tahun lalu.<br />
Dewan Keamanan PBB (DK PBB) pada tanggal 14 Oktober 2006<br />
menyetujui dengan suara bulat resolusi yang mengutuk Korea Utara karena<br />
telah melakukan uji cobs nuklir. DK PBB dengan resolusi tersebut<br />
menjatuhkan sanksi<br />
Disampaikan pada Seminar Nasional &#8220;Memaknai Peran Indonesia sebagai Anggota Tidak<br />
Tetap Dewan Keamanan PBB&#8221;, 30 Januari 2007.<br />
yang cukup keras terhadap Korea Utara. Resolusi tersebut antara lain menuntut<br />
agar Korea Utara tidak lagi melakukan uji-coba nuklir atau meluncurkan rudal<br />
balistik; mewajibkan Korea Utara menghentikan kegiatan yang berkaitan dengan<br />
program rudal balistik; dan menghentikan semua program senjata nuklir dan<br />
program nuklir. DK PBB juga menuntut agar Korea Utara kembali ke NPT dan<br />
IAEA safeguards. Penting pula dicatat bahwa langkah-langkah DK PBB ini<br />
diambil berdasarkan Pasal 41 Piagam PBB, yaitu tindakan tanpa menggunakan<br />
kekuatan militer.<br />
Upaya untuk merealisasikan de-nuklirisasi Semenanjung Korea, termasuk<br />
melalui Dialog Enam Pihak selama ini mengalami pasang-surut yang penuh<br />
ketegangan dan diwarnai oleh banyak &#8220;broken promises&#8221; atau cidra janji.<br />
Kegagalan terakhir adalah Kerangka Kesepakatan (&#8220;Agreed Framework&#8217;q<br />
tentang De-nuklirisasi Semenanjung Korea yang ditandatangani pada tanggal 19<br />
September 2005 oleh Korea Utara, Amerika Serikat, China, Rusia, Jepang dan<br />
Korea Selatan. Inti Kesepakatan ini antara lain adalah komitmen Korea Utara<br />
untuk menghentikan semua program senjata nuklir dan program nuklirnya.<br />
Sebaliknya Amerika Serikat dan Korea Selatan akan saling menghormati<br />
kedaulatan masing-masing, saling ber-koeksistensi damai dan mengambil<br />
langkah-langkah untuk menormalisasi hubungan mereka.<br />
Namun kesepakatan yang banyak dinilai sebagai suatu terobosan ini<br />
ternyata berumur sangat pendek. Sehari sesudah tercapainya kesepakatan itu<br />
Korea Utara menyatakan bahwa mereka tidak akan menghentikan program<br />
nuklirnya sebelum Korea Utara diberi reaktor nuklir sipil. Dan Amerika Serikat<br />
empat hari setelah disetujuinya Kerangka Kesepakat menjatuhkan sanksi<br />
keuangan terhadap Korea Utara untuk menghentikan aksesnya ke system<br />
perbankan internasional, dan menuduh Korea Utara memalsukan uang,<br />
melakukan pencucian uang dan terlibat dalam lalu-lintas senjata pemusnah<br />
masal. Korea Utara membalas dengan memboikot Six-Party Talks. Sebagai<br />
akibatnya Kerangka Kesepakatan mengalami mati suri<br />
Dalam upaya de-nuklirisasi Semenanjung Korea sebenarnya ada dua<br />
masalah strategis yang saling terkait. Pertama, masalah de-nuklirisasi itu<br />
sendiri. Dan kedua adalah masalah normalisasi hubungan Korea Utara dengan<br />
Amerika Serkat. Kita ingat bahwa situasi perang antara Korea Utara dan<br />
Amerika Serikat (dan tentunya &#8220;PBB&#8221;) masih berlangsung, dan akibatnya saling<br />
permusuhan antara keduanya tetap ada. Perjanian tahun 1953 yang<br />
menghentikan perang Korea adalah perjanjian gencatan senjata dan bukan<br />
perjanjian perdamaian. Kenyataan ini dan pemusatan kekuatan militer Amerika<br />
Serikat dikawasan dinilai oleh Korea Utara sebagai ancaman serius yang<br />
berlangsung terus-menerus. Kenyataan bahwa Korea Utara merasa dikepung<br />
oleh kekuatan yang &#8220;hostile&#8221; menumbuhkan &#8220;siege mentality&#8221; atau mentalitas<br />
terkepung. Sangat disayangkan AS belum bersedia memberikan perhatian<br />
tentang pentingnya normalisasi hubungan Korea Utara-Amerika Serikat dalam<br />
perundingan nuklir.<br />
Setelah Korea Utara dipukul telak dengan berbagai sanksi oleh DK PBB<br />
dan sanksi financial oleh AS, dan atas upaya diplomasi China, tampaknya<br />
Korea Utara mulai menunjukkan sikap konstruktif. Demikian juga AS, yang<br />
memungkinkan kembali digelarnya Six-Party Talks bulan Desember tahun lalu.<br />
Namun perundingan yang berakhir pada tanggal 22 Desember 2006 tersebut<br />
tidak menghasilkan kesepakatan apapun.<br />
Perkembangan terakhir menunjukkan hal positif. AS dan Korea Utara<br />
mengadakan pertemuan informal (bukan pertemuan bilateral yang diinginkan<br />
oleh Korea Utara) di Berlin pada tanggal 16-18 Januari 2007 . Korea Utara<br />
memberikan penilaian positif pada pertemuan ini. Menurut Menlu Korea<br />
Selatan, pembicaraan informal di Berlin itu merupakan pembicaraan &#8220;substantif&#8221;<br />
mengenai masalah nuklir. Disepakati untuk mengadakan Six-Party Talks bulan<br />
Februari 2007. Namun Pyongyang menyatakan bahwa sanksi finansial AS<br />
harus dicabut lebih dahulu sebelum ada kemajuan dalam perundingan tentang<br />
nuklir. Menurut Menlu Korea Selatan, pejabat keuangan AS dan Korea Utara<br />
mengadakan pertemuan di AS minggu-minggu ini untuk membicarakan masalah<br />
sanksi finansial.<br />
Setelah Korea Utara merasa menjadi Negara Nuklir, sulit kiranya diharapkan<br />
bahwa Negara ini akan bersedia mundur dari program nuklirnya tanpa adanya<br />
konsesi atau akomodasi yang berarti dari pihak Amerika Serikat mengenai<br />
pencabutan sanksi finansial AS dan kemajuan dalam perundingan normalisasi<br />
hubungan melalui perundingan langsung.<br />
Mengingat sulitnya diprediksi sikap Korea Utara, tidak dapat dipastikan<br />
bahwa &#8211; Korea Utara tidak akan mengadakan uji coba nuklir yang kedua.<br />
Sekarang ini mekanisme DK PBB dalam rangka pelaksanaan resolusi 1718<br />
(2006) sedang berjalan. Bagi Indonesia sangat penting bahwa Six-Party Talks<br />
membuahkan hasil. Untuk itu Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB<br />
perlu mengupayakan agar seiring dengan kemajuan dalam Six-Party Talks<br />
(kalau memang nanti ada kemajuan), Indonesia dapat mengupayakan agar DK<br />
PBB secara bertahap membekukan beberapa sanksi yang dikenakan terhadap<br />
Korea Utara sebagai insentif bagi Korea Utara untuk bersikap lebih fleksibel.<br />
MASALAH NUKLIR IRAN<br />
Program nuklir Iran sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1959 pada waktu<br />
Shah Iran berkuasa, dengan pembelian reaktor untuk riset dari Amerika Serikat.<br />
Setelah revolusi tahun 1979, semua kegiatan nuklir dihentikan dan baru dimulai<br />
lagi setelah perang Iran-Irak selesai.<br />
Iran menjadi Negara Pihak pada Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) pada tahun<br />
1992. Namun pada tahun 2003 IAEA dalam laporannya bulan Juni mencatat<br />
bahwa Iran tidak memenuhi kewajibannya sesuai dengan Safeguard<br />
Agreements, yaitu mekanisme IAEA untuk memastikan bahwa bahan nuklir<br />
akan dialihkan ke penggunaan untuk membuat senjata nuklir. Kecurigaan bahwa<br />
Iran mulai mengembangkan senjata nuklir makin merebak.<br />
Pada bulan Mei 2003, Delegasi Iran di Komite Persiapan NPT menyatakan bahwa<br />
&#8220;kami menganggap bahwa mendapatkan, mengembangkan dan menggunakan<br />
senjata nuklir adalah tidak manusiawi, immoral. illegal dan bertentangan dengan<br />
prinsip-prinsip dasar kami. Senjata nuklir tidak ada tempat di doktrin pertahanan<br />
Iran&#8221;. Dikatakan bahwa kecurigaan tentang kerahasiaan di pabrik nuklir di<br />
Natanz dan Arak sangat tidak berdasar dan irasional. Pada tanggal 6 Agustus<br />
2003, Presiden Khatami menyatakan bahwa Iran tidak bisa menggunakan<br />
senjata nuklir karena ajaran-ajaran Islam dan moral. Iran sampai sekarang selalu<br />
menegaskan bahwa Iran berdasarkan pada NPT mempunyai hak untuk<br />
menggunakan tenaga nuklir untuk tujuan damai. Namun pada tanggal 12<br />
September 2003 Board of Governors IAEA mengeluarkan resolusi yang<br />
menyerukan agar Iran menhentikan semua kegiatan pengkayaan uranium<br />
(uranium enrichment) dan pemrosesan ulang.<br />
Dari tahun ke tahun berikutnya masalah nuklir dan kecurigaan terhadap ambisi<br />
senjata nuklir Ira makin meningkat. Tuduhan AS mengenai ambisi nuklir Iran<br />
dan tuntutan AS agar Iran menghentikan proses pengkayaan uranium ini juga<br />
meningkatkan ketegangan antara AS dan Iran. Presiden Bush menyatakan<br />
bahwa AS memprioritaskan diplomasi, tetapi &#8220;semua opsi ada di meja&#8221;, yang<br />
diartikan bahwa opsi penggunaan kekerasan untuk menyerang fasilitas nuklir<br />
Iran tetap terbuka bagi AS. AS tetap menolak untuk bicara langsung dengan<br />
Iran sebagai cara untuk menyelesaikan masalah nuklir Iran. Sementara itu tiga<br />
Negara Eropa, yaitu Inggris, Prancis dan Jerman (yang disebut E3) mengupayakan<br />
dialog dengan Iran untuk minta Iran membekukan kegiatan pengkayaan<br />
uranium. Dan sebagai imbalannya, kepada Iran akan diberikan bahan bakar<br />
nuklir. Upaya E3 tersebut, yang terakhir berlangsung pada tanggal 3 Maret 2006,<br />
telah menemui jalan buntu.<br />
Khawatir tentang lajunya program nuklir Iran, DK PBB pada tanggal 31 Juli 2006<br />
mengeluarkan resolusi yang meminta agar Iran menghentikan kegiatan<br />
pengkayaan nuklir and pemrosesan kembali. Menghadapi ini Presiden<br />
Ahmadinejad mengatakan bahwa DK PBB tidak punya legitimasi dan<br />
keputusannya adalah &#8220;illegitimate&#8221;. Pada tanggal 12 November 2006 jurubicara<br />
Kemlu Iran menyatakan bahwa Iran merencanakan untuk membangun 3,000<br />
centrifuge pengkayaan uranium pada bulan Maret 2007.<br />
Pada tanggal 23 Desember 2006 DK PBB kembali mengadopt resolusi yang<br />
lebih keras lagi (resolusi 1734), kali ini dengan suara bulat, yang memuat<br />
sanksi berat dan ekstensif terhadap Iran. Resolusi ini mengenakan sanksi pada<br />
Iran dalam kaitan dengan perdagangan bahan dan teknologi nuklir yang sensitif<br />
sebagai upaya menghentikan pengkayaan uranium yang bisa digunakaan untuk<br />
membuat bom nuklir.<br />
Baru-baru ini dilaporkan bahwa pada tanggal 26 Januari 2007 yang lalu pejabatpejabat<br />
PBB menyatakan, Iran bulan depan akan memulai pembangunan<br />
fasilitas pengkayaan uranium di bawah tanah untuk menghasilkan bahan yang<br />
akan dapat dipakai untuk untuk rdembuat senjata nuklir. Mohamad EIBaradei,<br />
Dirjen IAEA menyatakan bahwa Iran akan membuat 3,000 fasilitas centrifuge<br />
bulan depan. Sementara itu Iran tetap menolak inspeksi IAEA terhadap fasilitasfasilitas<br />
nuklir yang klendestin, yang merupakan kewajiban Iran berdasarkan<br />
NPT, sehingga kecurigaan dan tuduhan bahwa Iran sedang mengembangkan<br />
kemampuan membuat senjata nuklir makin meningkat. Menghadapi situasi ini<br />
EIBaradei menyerukan suatu “timeout&#8221; dalam masalah nuklir ini, yaitu Iran<br />
membekukan program nuklirnya, dan untuk sementara DK PBB untuk<br />
sementara menghentikan pelaksanaan sanksi terhadap Iran.<br />
Pada gilirannya ancaman terhadap keamanan dan stabilitas kawasan jelas akan<br />
meningkat pula. Situasi makin memburuk oleh ancaman Israel terhadap Iran<br />
bahwa opsi serangan terhadap instalasi-instalasi nuklir Iran tetap terbuka, dan<br />
pengakuan yang seolah-olah tidak sengaja oleh PM Israel Ehud Olmert bahwa<br />
Israel adalah Negara nuklir. Situasi demikian jelas akan mendorong suatu<br />
perlombaan senjata nuklir di kawasan. Keamanan dan stabilitas kawasan juga<br />
akan dapat diperparah dengan kebijakan Pemerintah Bush untuk menyerang<br />
kantor perwakilan Iran di Baghdad dan menangkap diplomat-diplomat Iran dan<br />
tekadnya untuk menangkap apa yang dikatakan sebagai agen-agen Iran di Irak.<br />
Kebijakan AS ini merupakan langkah provokatif yang dapat mendorong konflik<br />
langsung dengan Iran.<br />
Tenggat waktu 60 hari yang ditetapkan oleh resolusi DK PBB 1737 bagi Iran<br />
untuk memenuhi tuntutan DK PBB agar Iran menghentikan pengkayaan<br />
uranium akan jatuh pada bulan depan. Jika Iran tidak memenuhi tuntutan ini,<br />
besar kemungkinan DK PBB akan keluar dengan resolusi baru yang akan<br />
memperkuat sanksi terhadap Iran. Pada tahap sekarang ini sulit diharapkan Iran<br />
akan memenuhi tuntutan DK PBB tersebut. Perkembangan ini akan berdampak<br />
buruk terhadap keamanan dan stabilitas kawasan. Dan pada gilirannya<br />
perkembangan ini akan makin menjauhkan perjuangan untuk menyelesaikan<br />
konflik PalestinaIsrael yang menjadi kepentingan utama Indonesia. Oleh karena<br />
itu Indonesia di DK PBB perlu mendorong diupayakan kembali dialog dengan<br />
Iran, termasuk oleh 3E dan Liga Arab dan menahan DK PBB untuk tidak terlalu<br />
cepat mengeluarkan resolusi baru dengan sanksi yang lebih berat. Sesuai<br />
dengan prinsip Indonesia selama ini, pengenaan sanksi tidak akan<br />
membuahkan hasil. Indonesia juga perlu mendukung seruan &#8220;timeout&#8221; Dirjen<br />
IAEA.<br />
MASALAH SOMALIA<br />
Somalia sejak &#8220;warlords&#8221; menjatuhkan diktator Siad Barre tahun 1991<br />
merupakan suatu &#8220;failed State&#8221; yang untuk waktu lama tidak ada pemerintahan.<br />
Masyarakat Somalia sangat ditentukan oleh system dan yang berebut<br />
kekuasaan di Somalia. Pemerintah Federal Sementara atau Transitional Federal<br />
Government (TFG) terbentuk di Kenya atas upaya beberapa Negara kawasan<br />
yang dekat dengan AS dan berkedudukan di Baidoa. TFG merupakan pemerintahan<br />
yang didominasi oleh &#8220;warlords&#8221; dan pasukannya adalah dari dan Darood.<br />
Pemerintahan sementara ini sangat lemah.<br />
Sementara itu elemen-elemen yang menentang TFG adalah kelompok militan Islam<br />
yang pertengahan tahun lalu bergabung diri menjadi Islamic Courts Union (ICU)<br />
yang didominir oleh dan Hawiye. Mereka memperjuangkan pemerintahan Islam<br />
yang fundamentalis seperti Taliban dan menentang system federasi. Mereka<br />
didukung oleh Eritrea. Sebelum mereka dikalahkan oleh Pemerintah Federal<br />
Sementara dengan bantuan Ethiopia dan AS, mereka menguasai Somalia tengah<br />
dan Selatan.<br />
Upaya untuk dialog dan rekonsiliasi diantara dua kekuatan oleh kelompok 7 negara<br />
kawasan yang dipimpin oleh Presiden Kenya Mwai Kibaki tidak mencapai hasil.<br />
Masalah Somalia bertambah kompleks karena intervensi dari luar sangat parah.<br />
Aliansi Somalia dan Ethiopia yang Kristen berhadapan dengan ICU yang didukung<br />
oleh Eritrea yang sama-sama Islam. Ethiopia berkepentingan untuk mengupayakan<br />
agar Somalia tetap lemah dan terpecah. Kepentingan lain Ethiopia adalah<br />
menghancurkan kekuatan ICU yang didalamnya terdapat elemen-elemen militant<br />
Islam yang ingin mengganggu stabilitas Ethiopia. Dari pertimbangan-pertimbangan<br />
strategis, Amerika Serikat juga berkepentingan untuk mengendalikan Somalia, dan<br />
juga ingin menghabiskan ICU dalam rangka perang melawan terror. AS menuduh<br />
bahwa ICU menampung orang-orang yang bertanggungjawab atas serangan teror<br />
terhadap AS di Kenya dan Tanzania. Situasi keamanan Somalia diperparah oleh<br />
semakin banyaknya senjata yang mengalir baik ke tangan TGF maupun ICU yang<br />
menurut Monitoring Group on Somalia datang dari 10 Negara. Ini merupakan<br />
pelanggaran embargo senjata DK PBB tahun 1992.<br />
Bulan lalu pasukan TFG dengan dibantu oleh pasukan Ethiopia yang memasuki<br />
wilayah Somalia melakukan serangan besar-besaran terhadap pasukan ICU. AS<br />
membantu dengan sera ngan-serangan udara. Akhirnya pasukan Somalia yang<br />
dibantu oleh pasukan Ethiopia tersebut dalam waktu dua minggu berhasil<br />
mengalahkan ICU. Pasukan ICU terceraiberai, namun pimpinannya menyatakan<br />
bahwa mereka hanya melakukan &#8220;tactical withdrawal&#8221;. Besar kemungkinan<br />
mereka untuk sementara menghilang dan akan kembali sebagai kekuatan<br />
gerilya yang melakukan tindakan-tindakan terror.<br />
Atas prakarsa AS, Uni Eropa dan beberapa Negara Afrika , DK PBB<br />
mengeluarkan resolusi 1725 tanggal 6 Desember 2006 yang mengakui TFG<br />
sebagai pemerintah yang sah Somalia. Resolusi ini di-adopt DK PBB hanya<br />
setelah pasukan Somalia dibantu oleh pasukan Ethiopia memerangi pasukan<br />
IUC. DK PBB dengan resolusi ini menyerukan &#8220;continued credible dialogue&#8221;<br />
antara TFG dan ICU. Dengan demikian seruan untuk dialog guna mencapai<br />
rekonsiliasi nasional merupakan focus dari DK PBB menghadapi kemelut di<br />
Somalia.<br />
Pada vvaktu ini pasukan Ethiopia sudah mulai ditarik dari Somalia. Untuk<br />
mengisi vakum, Uni Afrika dan Negara-negara Intergovernmental Authority on<br />
Development (IGAD) pada prinsipnya bersedia mengirim 8,000 pasukan<br />
pemelihara perdamaian ke Somalia. Namun banyak yang meragukan apakah<br />
Uni Afrika sendiri mampu mengatasi ancaman keamanan di Somalia mengingat<br />
keterbatasan dana dan peralatan militer. Selain itu ICU menentang masuknya<br />
pasukan Uni Afrika dan IGAD. Mungkin hal ini dapat diatasi melalui pasukan<br />
Uni Afrika yang diperkuat oleh pasukan PBB yang merupakan pasukan<br />
pemeliharaan perdamaian yang bersifat &#8220;hybrid&#8221; seperti yang sedang<br />
diupayakan di Darfur, Sudan.<br />
Kemenangan militer pihak TFG terhadap ICU merupakan peluang untuk upayaupaya<br />
rehabilitasi dan rekonstruksi Somalia. Namun kemenangan tersebut juga<br />
akan dapat mengendorkan semangat untuk tetap mengupayakan rekonsiliasi<br />
nasional melalui dialog yang dimotori oleh Uni Afrika, IGAD dan Liga Arab.<br />
Masalah Somalia ini jelas masih akan kembali ke DK PBB. Bagi Indonesia yang<br />
sekarang menjadi anggota tidak tetap. di badan PBB tersebut, perlu melihat<br />
permasalahannya secara jernih. Resolusi DK PBB 1725 telah mengakui TFG,<br />
meskipun terasa resolusi tersebut menunjukkan keberpihakan pada salah satu<br />
kekuatan yang bertentangan. Indonesia sebagai Negara yang demokratis<br />
tentunya tidak dapat mendukung pihak-pihak yang ingin menegakkan<br />
pemerintahan otoriter, apalagi pemerintahan yang arahnya seperti<br />
pemerintahan Taliban di Afghanistan yang lalu. Indonesia juga perlu menjaga<br />
jangan sampai terlibat dalam permainan kekuatan-kekuatan kawasan maupun<br />
luar kawasan yang menginginkan Somalia tetap lemah dan terpecah. Kita perlu<br />
mengupayakan berdirinya pemerintahan yang demokratis di Somalia. Untuk itu<br />
TFG yang didukung oleh Uni Afrika dan Liga Arab perlu mengupayakan<br />
dihidupkannya kembali dialog dengan ICU sebelum mereka mengkonsolidasi<br />
menjadi kekuatan perlawanan/insurgensi yang menggunakan tindakan-tindakan<br />
teror yang sangat membahayakan kedaulatan dan integritas wilayah Somalia.<br />
Dalam hal ini Indonesia di DK PBB dapat mengambil peranan proaktif dengan<br />
mengambil prakarsa-prakarsa yang dapat mendorong proses rekonsiliasi<br />
nasional dengan menggunakan mekanisme di DK PBB baik mekanisme formal<br />
maupun mekanisme informal.<br />
Jakarta, 30 Januari 2007</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifkisoenam.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifkisoenam.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifkisoenam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifkisoenam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifkisoenam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifkisoenam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifkisoenam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifkisoenam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifkisoenam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifkisoenam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifkisoenam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifkisoenam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifkisoenam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifkisoenam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifkisoenam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifkisoenam.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=16&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/07/08/beberapa-masalah-yang-layak-menjadi-perhatian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/558d4f834929297dfd481b015386ef4b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ardini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rapid Prototyping Machine &#8220;Doraemon&#8221; Asal Amerika Serikat</title>
		<link>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/rapid-prototyping-machine-doraemon-asal-amerika-serikat/</link>
		<comments>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/rapid-prototyping-machine-doraemon-asal-amerika-serikat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jun 2007 10:52:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardini</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/rapid-prototyping-machine-doraemon-asal-amerika-serikat/</guid>
		<description><![CDATA[KABAR baik bagi para perancang 3D, manufaktur, desainer produk, seniman, bahkan praktisi kedokteran sekalipun. Doraemon, yang bisa mengeluarkan semua benda yang diinginkan dalam sekejap itu, sudah setahun terakhir ini bermukim di kampus Politeknik Manufaktur Negeri Bandung (Polman) bilangan Kanayakan Dago Bandung Utara. Tapi tunggu dulu. Jangan buru-buru membayangkan akan bertemu dengan sosok kucing gembul pelahap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=13&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KABAR baik bagi para perancang 3D, manufaktur, desainer produk, seniman, bahkan praktisi kedokteran sekalipun. Doraemon, yang bisa mengeluarkan semua benda yang diinginkan dalam sekejap itu, sudah setahun terakhir ini bermukim di kampus Politeknik Manufaktur Negeri Bandung (Polman) bilangan Kanayakan Dago Bandung Utara. </p>
<p>Tapi tunggu dulu. Jangan buru-buru membayangkan akan bertemu dengan sosok kucing gembul pelahap dorayaki teman Nobita itu. Doraemon yang satu ini sangat pendiam dan hanya makan plastik ABS berbentuk seperti spaghetti panjang. Tidak seperti Nobita si pemalas yang hanya tinggal merengek, Doraemon yang satu ini hanya bisa menerima perintah melalui bahasa program komputer Load Catalyst. Ajaibnya lagi, makanan yang dilahap Doraemon ini, akan &#8220;dimuntahkan&#8221; dalam semua bentuk yang kita inginkan.</p>
<p>Doraemon asal Amerika Serikat, ini bernama Rapid Prototyping Machine, teknologi terbaru dari 3D printing. Rapid prototyping merupakan salah satu teknologi terbaru manufaktur dengan teknik proses penambahan (additive/subtractive) layer untuk memproduksi model fisik konsep sebagai produk awal dari suatu rancangan. </p>
<p>Secara umum, cara kerjanya tak jauh berbeda dengan printer yang biasa kita pakai untuk nge-print makalah tugas dosen-dosen killer di kampus atau nge-print foto gebetan asal fakultas tetangga. Bedanya, hasil print yang keluar bukan dalam bentuk lembaran kertas HVS atau inkjet photo paper, tetapi dalam bentuk prototype tiga dimensi.</p>
<p>Proses pengerjaan terdiri dari beberapa langkah. Pertama, merancang bentukan tiga dimensi atau pemodelan solid menggunakan software AutoCad atau Autodesk Mechanic Manager 3D atau juga Pro/Engineer untuk rancangan yang lebih rumit. Setelah itu, export model yang kawan Kampus sudah buat ke software Load catalyst-software bawaan mesin. Di software ini, ada beberapa langkah mudah yang harus kawan Kampus kerjakan untuk memilih orientasi model. Di software ini pula akan diberitahu berapa panjang bahan spaghetti yang dibutuhkan serta estimasi waktu yang dibutuhkan ‘Doraemon’ berkulit hitam putih ini untuk membuat model yang kita rancang.</p>
<p>Semudah menekan tombol enter, maka kantung ajaib akan bekerja secara perlahan membentuk model yang telah kita rancang lapis demi lapis. Satu lapisannya mempunyai ketebalan sekira 0,245 mm. Tunggu beberapa jam dan kamu pun akan tersenyum kegirangan melihat prototype yang sebelumnya hanya bisa dilihat di layar monitor kini bisa diraba secara utuh oleh jemari.</p>
<p>Revolusi pembuatan &#8220;prototype&#8221;</p>
<p>Di tataran lembaga pendidikan, saat ini baru Polman yang memiliki Dimension, merek Doraemon impor seharga Rp 800 juta dari Stratasys Inc. Amerika Serikat ini. Menurut Ayi Ruswandi Dipl. Ing. HTL, MT &#8211;koordinator pengembangan program rekayasa dan penelitian Polman&#8211; hadirnya mesin rapid prototyping bagaikan sebuah revolusi dalam proses prototyping. </p>
<p>&#8220;Mahasiswa, dosen serta para peneliti di sini dahulu mengandalkan keterampilan tangan untuk membuat prototype suatu desain berbahan styrofoam atau kayu. Itu pun waktunya bisa berminggu-minggu dan terkadang tidak akurat,&#8221; ujar Ayi. </p>
<p>Lulusan diploma teknik Swiss ini menambahkan, program yang ada di mesin ini bisa membuat dimensi asimetris yang sangat sulit dibuat oleh tangan ataupun mesin pembuat prototype generasi sebelumnya yang mengandalkan proses bor dan bubut.</p>
<p>Di negeri asalnya, teknologi ini tidak semata hanya digunakan di industri manufaktur, namun merambah pula ke dunia kedokteran. Sebagai contoh, sekelompok mahasiswa teknik di Boston pernah bekerja sama dengan tim dokter yang menangani pasien dengan kerusakan tulang belakang. Setelah tulang punggung pasien dipindai menggunakan CT-Scan, citra yang dibentuk didesain ulang di program Autodesk Mechanic Manager. Citra tiga dimensi yang terbentuk kemudian dibaca oleh mesin. Dalam hitungan jam, mesin kemudian membentuk prototype tulang belakang si pasien tadi persis menyerupai aslinya. </p>
<p>Dunia seni terutama desain produk, juga dapat memanfaatkan secara maksimal teknologi ini. Masih di negeri Paman Sam, kini berkembang pula apa yang dinamakan cyber sculpture, patung abstrak yang telah didesain menggunakan AutoCad kemudian dibuat prototype. Si seniman dapat dengan cepat mengevaluasi hasil karyanya. </p>
<p>Menurut Ayi, keuntungan teknologi ini terletak pada efisiensi waktu dan keakuratan prototype. Sehingga waktu si desainer dapat dimanfaatkan untuk riset dan inovasi yang lebih mendalam. Walaupun begitu, Ayi berpesan, &#8220;Biarpun praktis, tapi jangan harap semua dapat dikerjakan secara instan.&#8221;***</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifkisoenam.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifkisoenam.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifkisoenam.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifkisoenam.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifkisoenam.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifkisoenam.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifkisoenam.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifkisoenam.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifkisoenam.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifkisoenam.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifkisoenam.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifkisoenam.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifkisoenam.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifkisoenam.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifkisoenam.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifkisoenam.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=13&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/rapid-prototyping-machine-doraemon-asal-amerika-serikat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/558d4f834929297dfd481b015386ef4b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ardini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merentang Riwayat reggae</title>
		<link>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/merentang-riwayat-reggae-2/</link>
		<comments>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/merentang-riwayat-reggae-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jun 2007 10:48:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik Reggae]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/merentang-riwayat-reggae-2/</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1968 banyak disebut sebagai tahun kelahiran musik reggae. Sebenarnya tidak ada kejadian khusus yang menjadi penanda awal muasalnya, kecuali peralihan selera musik masyarakat Jamaika dari Ska dan Rocsteady, yang sempat populer di kalangan muda pada paruh awal hingga akhir tahun 1960-an, pada irama musik baru yang bertempo lebih lambat : reggae. Boleh jadi hingar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=10&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun 1968 banyak disebut sebagai tahun kelahiran musik reggae. Sebenarnya tidak ada kejadian khusus yang menjadi penanda awal muasalnya, kecuali peralihan selera musik masyarakat Jamaika dari Ska dan Rocsteady, yang sempat populer di kalangan muda pada paruh awal hingga akhir tahun 1960-an, pada irama musik baru yang bertempo lebih lambat : reggae. Boleh jadi hingar bingar dan tempo cepat Ska dan Rocksteady kurang mengena dengan kondisi sosial dan ekonomi di Jamaika yang sedang penuh tekanan.</p>
<p>Kata “reggae” diduga berasal dari pengucapan dalam logat Afrika dari kata “ragged” (gerak kagok–seperti hentak badan pada orang yang menari dengan iringan musik ska atau reggae). Irama musik reggae sendiri dipengaruhi elemen musik R&amp;B yang lahir di New Orleans, Soul, Rock, ritmik Afro-Caribean (Calypso, Merengue, Rhumba) dan musik rakyat Jamaika yang disebut Mento, yang kaya dengan irama Afrika. Irama musik yang banyak dianggap menjadi pendahulu reggae adalah Ska dan Rocksteady, bentuk interpretasi musikal R&amp;B yang berkembang di Jamaika yang sarat dengan pengaruh musik Afro-Amerika. Secara teknis dan musikal banyak eksplorasi yang dilakukan musisi Ska, diantaranya cara mengocok gitar secara terbalik (up-strokes), memberi tekanan nada pada nada lemah (syncopated) dan ketukan drum multi-ritmik yang kompleks.</p>
<p>Teknik para musisi Ska dan Rocsteady dalam memainkan alat musik, banyak ditirukan oleh musisi reggae. Namun tempo musiknya jauh lebih lambat dengan dentum bas dan rhythm guitar lebih menonjol. Karakter vokal biasanya berat dengan pola lagu seperti pepujian (chant), yang dipengaruhi pula irama tetabuhan, cara menyanyi dan mistik dari Rastafari. Tempo musik yang lebih lambat, pada saatnya mendukung penyampaian pesan melalui lirik lagu yang terkait dengan tradisi religi Rastafari dan permasalahan sosial politik humanistik dan universal.</p>
<p>Album “Catch A Fire” (1972) yang diluncurkan Bob Marley and The Wailers dengan cepat melambungkan reggae hingga ke luar Jamaika. Kepopuleran reggae di Amerika Serikat ditunjang pula oleh film The Harder They Come (1973) dan dimainkannya irama reggae oleh para pemusik kulit putih seperti Eric Clapton, Paul Simon, Lee ‘Scratch’ Perry dan UB40. Irama reggae pun kemudian mempengaruhi aliran-aliran musik pada dekade setelahnya, sebut saja varian reggae hip hop, reggae rock, blues, dan sebagainya.</p>
<p>Jamaika</p>
<p>Akar musikal reggae terkait erat dengan tanah yang melahirkannya: Jamaika. Saat ditemukan oleh Columbus pada abad ke-15, Jamaika adalah sebuah pulau yang dihuni oleh suku Indian Arawak. Nama Jamaika sendiri berasal dari kosa kata Arawak “xaymaca” yang berarti “pulau hutan dan air”. Kolonialisme Spanyol dan Inggris pada abad ke-16 memunahkan suku Arawak, yang kemudian digantikan oleh ribuan budak belian berkulit hitam dari daratan Afrika. Budak-budak tersebut dipekerjakan pada industri gula dan perkebunan yang bertebaran di sana. Sejarah kelam penindasan antar manusia pun dimulai dan berlangsung hingga lebih dari dua abad. Baru pada tahun 1838 praktek perbudakan dihapus, yang diikuti pula dengan melesunya perdagangan gula dunia.</p>
<p>Di tengah kerja berat dan ancaman penindasan, kaum budak Afrika memelihara keterikatan pada tanah kelahiran mereka dengan mempertahankan tradisi. Mereka mengisahkan kehidupan di Afrika dengan nyanyian (chant) dan bebunyian (drumming) sederhana. Interaksi dengan kaum majikan yang berasal dari Eropa pun membekaskan produk silang budaya yang akhirnya menjadi tradisi folk asli Jamaika. Bila komunitas kulit hitam di Amerika atau Eropa dengan cepat luntur identitas Afrika mereka, sebaliknya komunitas kulit hitam Jamaika masih merasakan kedekatan dengan tanah leluhur.</p>
<p>Sejarah gerakan penyadaran identitas kaum kulit hitam, yang kemudian bertemali erat dengan keberadaan musik reggae, mulai disemai pada awal abad ke-20. Adalah Marcus Mosiah Garvey, seorang pendeta dan aktivis kulit hitam Jamaika, yang melontarkan gagasan “Afrika untuk Bangsa Afrika…” dan menyerukan gerakan repatriasi (pemulangan kembali) masyarakat kulit hitam di luar Afrika. Pada tahun 1914, Garvey mendirikan Universal Negro Improvement Association (UNIA), gerakan sosio-religius yang dinilai sebagai gerakan kesadaran identitas baru bagi kaum kulit hitam.</p>
<p>Pada tahun 1916-1922, Garvey meninggalkan Jamaika untuk membangun markas UNIA di Harlem, New York. Konon sampai tahun 1922, UNIA memiliki lebih dari 7 juta orang pengikut. Antara tahun 1928-1930 Garvey kembali ke Jamaika dan terlibat dalam perjuangan politik kaum hitam dan pada tahun 1929 Garvey meramalkan datangnya seorang raja Afrika yang menandai pembebasan ras kulit hitam dari penindasan kaum Babylon (sebutan untuk pemerintah kolonial kulit putih—merujuk pada kisah kitab suci tentang kaum Babylon yang menindas bangsa Israel). Ketika Ras Tafari Makonnen dinobatkan sebagai raja Ethiopia di tahun 1930, yang bergelar HIM Haile Selassie I, para pengikut ajaran Garvey menganggap Ras Tafari sebagai sosok pembebas itu. Mereka juga menganggap Ethiopia sebagai Zion—tanah damai bak surga—bagi kaum kulit hitam di dalam maupun luar Afrika. Ajaran Garvey pun mewujud menjadi religi baru bernama Rastafari dengan Haile Selassie sebagai sosok yang di-tuhan-kan</p>
<p>Pada bulan April 1966, karena ancaman pertentangan sosial yang melibatkan kaum Rasta, pemerintah Jamaika mengundang HIM Haile Selassie I untuk berkunjung menjumpai penghayat Rastafari. Dia menyampaikan pesan menyediakan tanah di Ethiopia Selatan untuk repatriasi Rasta. Namun Haile Selassie juga menekankan perlunya Rasta untuk membebaskan Jamaika dari penindasan dan ketidak adilan dan menjadikan Rastafari sebagai jalan hidup, sebelum mereka eksodus ke Ethiopia.</p>
<p>Tahun-tahun setelahnya kredo gerakan tersebut makin tersebar luas, yakni “Bersatunya kemanusiaan adalah pesannya, musik adalah modus operandinya, perdamaian di bumi seperti halnya di surga (Zion) adalah tujuannya, memperjuangkan hak adalah caranya dan melenyapkan segala bentuk penindasan fisik dan mental adalah esensi perjuangannya.” Ketika Bob Marley menjadi pengikut Rastafari di tahun 1967 dan setahun kemudian disusul kelahiran reggae, maka modus operandi penyebaran ajaran Rastafari pun ditemukan: reggae!</p>
<p>Bob Marley, Nabi Para Rasta</p>
<p>Terlahir dengan nama Robert Nesta Marley pada Februari 1945 di St. Ann, Jamaika, Bob Marley berayahkan seorang kulit putih dan ibu kulit hitam. Pada tahun 1950-an Bob beserta keluarganya pindah ke ibu kota Jamaika, Kingston. Di kota inilah obsesinya terhadap musik sebagai profesi menemukan pelampiasan. Waktu itu Bob Marley banyak mendengarkan musik R&amp;B dan soul, yang kemudian hari menjadi inspirasi irama reggae, melalui siaran radio Amerika. Selain itu di jalanan Kingston dia menikmati hentakan irama Ska dan Steadybeat dan kemudian mencoba memainkannya sendiri di studio-studio musik kecil di Kingston.</p>
<p>Bersama Peter McIntosh dan Bunny Livingston, Bob membentuk The Wailing Wailers yang mengeluarkan album perdana di tahun 1963 dengan hit “Simmer Down”. Lirik lagu mereka banyak berkisah tentang “rude bwai” (rude boy), anak-anak muda yang mencari identitas diri dengan menjadi berandalan di jalanan Kingston. The Wailing Wailers bubar pada pertengahan 1960-an dan sempat membuat penggagasnya patah arang hingga memutuskan untuk berkelana di Amerika. Pada bulan April 1966 Bob kembali ke Jamaika, bertepatan dengan kunjungan HIM Haile Selassie I —raja Ethiopia– ke Jamaika untuk bertemu penganut Rastafari. Kharisma sang raja membawa Bob menjadi penghayat ajaran Rastafari pada tahun 1967, dan bersama The Wailer, band barunya yang dibentuk setahun kemudian bersama dua personil lawas Mc Intosh dan Livingston, dia menyuarakan nilai-nilai ajaran Rasta melalui reggae. Penganut Rastafari lantas menganggap Bob menjalankan peran profetik sebagaimana para nabi, menyebarkan inspirasi dan nilai Rasta melalui lagu-lagunya.</p>
<p>The Wailers bubar di tahun 1971, namun Bob segera membentuk band baru bernama Bob Marley and The Wailers. Tahun 1972 album Catch A Fire diluncurkan. Menyusul kemudian Burning (1973–berisi hits “Get Up, Stand Up” dan “ I Shot the Sheriff” yang dipopulerkan Eric Clapton), Natty Dread (1975), Rastaman Vibration (1976) dan Uprising (1981) yang makin memantapkan reggae sebagai musik mainstream dengan Bob Marley sebagai ikonnya.</p>
<p>Pada tahun 1978, Bob Marley menerima Medali Perdamaian dari PBB sebagai penghargaan atas upayanya mempromosikan perdamaian melalui lagu-lagunya. Sayang, kanker mengakhiri hidupnya pada 11 Mei 1981 saat usia 36 tahun di ranjang rumah sakit Miami, AS, seusai menggelar konser internasional di Jerman. Sang Nabi kaum Rasta telah berpulang, namun inspirasi humanistiknya tetap mengalun sepanjang zaman.</p>
<p>One Love! One Heart!<br />
Lets get together and feel all right.<br />
Hear the children cryin (One Love!);<br />
Hear the children cryin (One Heart!)<br />
(One Love / People Get Ready)</p>
<p>Dreadlock<br />
Selain Bob Marley dan Jamaika, rambut gimbal atau lazim disebut “dreadlocks” menjadi titik perhatian dalam fenomena reggae. Saat ini dreadlock selalu diidentikkan dengan musik reggae, sehingga secara kaprah orang menganggap bahwa para pemusik reggae yang melahirkan gaya rambut bersilang-belit (locks) itu. Padahal jauh sebelum menjadi gaya, rambut gimbal telah menyusuri sejarah panjang.</p>
<p>Konon, rambut gimbal sudah dikenal sejak tahun 2500 SM. Sosok Tutankhamen, seorang fir’aun dari masa Mesir Kuno, digambarkan memelihara rambut gimbal. Demikian juga Dewa Shiwa dalam agama Hindu. Secara kultural, sejak beratus tahun yang lalu banyak suku asli di Afrika, Australia dan New Guinea yang dikenal dengan rambut gimbalnya. Di daerah Dieng, Wonosobo hingga kini masih tersisa adat memelihara rambut gimbal para balita sebagai ungkapan spiritualitas tradisional.</p>
<p>Membiarkan rambut tumbuh memanjang tanpa perawatan, sehingga akhirnya saling membelit membentuk gimbal, memang telah menjadi bagian praktek gerakan-gerakan spiritualitas di kebudayaan Barat maupun Timur. Kaum Nazarit di Barat, dan para penganut Yogi, Gyani dan Tapasvi dari segala sekte di India, memiliki rambut gimbal yang dimaksudkan sebagai pengingkaran pada penampilan fisik yang fana, menjadi bagian dari jalan spiritual yang mereka tempuh. Selain itu ada kepercayaan bahwa rambut gimbal membantu meningkatkan daya tahan tubuh, kekuatan mental-spiritual dan supernatural. Keyakinan tersebut dilatari kepercayaan bahwa energi mental dan spiritual manusia keluar melalui ubun-ubun dan rambut, sehingga ketika rambut terkunci belitan maka energi itu akan tertahan dalam tubuh.</p>
<p>Seiring dimulainya masa industrial pada abad ke-19, rambut gimbal mulai sulit diketemukan di daerah Barat. Sampai ketika pada tahun 1914 Marcus Garvey memperkenalkan gerakan religi dan penyadaran identitas kulit hitam lewat UNIA, aspek spiritualitas rambut gimbal dalam agama Hindu dan kaum tribal Afrika diadopsi oleh pengikut gerakan ini. Mereka menyebut diri sebagai kaum “Dread” untuk menyatakan bahwa mereka memiliki rasa gentar dan hormat (dread) pada Tuhan. Rambut gimbal para Dread iniah yang memunculkan istilah dreadlocks—tatanan rambut para Dread. Saat Rastafarianisme menjadi religi yang dikukuhi kelompok ini pada tahun 1930-an, dreadlocks juga menjelma menjadi simbolisasi sosial Rasta (pengikut ajaran Rastafari).</p>
<p>Simbolisasi ini kental terlihat ketika pada tahun 1930-an Jamaika mengalami gejolak sosial dan politik. Kelompok Rasta merasa tidak puas dengan kondisi sosial dan pemerintah yang ada, lantas membentuk masyarakat tersendiri yang tinggal di tenda-tenda yang didirikan diantara semak belukar. Mereka memiliki tatanan nilai dan praktek keagamaan tersendiri, termasuk memelihara rambut gimbal. Dreadlocks juga mereka praktekkan sebagai pembeda dari para “baldhead” (sebutan untuk orang kulit putih berambut pirang), yang mereka golongkan sebagai kaum Babylon—istilah untuk penguasa penindas. Pertengahan tahun 1960-an perkemahan kelompok Rasta ditutup dan mereka dipindahkan ke daerah Kingston, seperti di kota Trench Town dan Greenwich, tempat dimana musik reggae lahir pada tahun 1968.</p>
<p>Ketika musik reggae memasuki arus besar musik dunia pada akhir tahun 1970-an, tak pelak lagi sosok Bob Marley dan rambut gimbalnya menjadi ikon baru yang dipuja-puja. Dreadlock dengan segera menjadi sebuah trend baru dalam tata rambut dan cenderung lepas dari nilai spiritualitasnya. Apalagi ketika pada tahun 1990-an, dreadlocks mewarnai penampilan para musisi rock dan menjadi bagian dari fashion dunia. Dreadlock yang biasanya membutuhkan waktu sekitar lima tahun untuk terbentuk, sejak saat itu bisa dibuat oleh salon-salon rambut hanya dalam lima jam! Aneka gaya dreadlock pun ditawarkan, termasuk rambut aneka warna dan “dread perms” alias gaya dreadlock yang permanen.</p>
<p>Meski cenderung lebih identik dengan fashion, secara mendasar dreadlock tetap menjadi bentuk ungkap semangat anti kekerasan, anti kemapanan dan solidaritas untuk kalangan minoritas tertindas.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifkisoenam.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifkisoenam.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifkisoenam.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifkisoenam.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifkisoenam.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifkisoenam.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifkisoenam.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifkisoenam.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifkisoenam.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifkisoenam.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifkisoenam.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifkisoenam.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifkisoenam.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifkisoenam.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifkisoenam.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifkisoenam.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=10&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/merentang-riwayat-reggae-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/558d4f834929297dfd481b015386ef4b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ardini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AIBO ke Indonesia</title>
		<link>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/aibo-ke-indonesia/</link>
		<comments>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/aibo-ke-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jun 2007 10:47:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardini</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/aibo-ke-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Untuk pertama kalinya, AIBO (tipe ERS-7) si robot anjing muncul di depan publik. Gerak-gerik, wataknya juga diprogram sedemikian rupa bagaikan seekor anjing hidup. Berbeda dengan ASIMO maupun robot-robot pada umumnya. Aibo mempunyai kemampuan melakukan gerak dan reaksi dari dirinya sendiri. Dengan adanya kemampuan ini, AIBO seolah-olah memiliki insting dan kemauan seperti layaknya seekor anjing. Apabila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=12&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk pertama kalinya, AIBO (tipe ERS-7) si robot anjing muncul di depan publik. Gerak-gerik, wataknya juga diprogram sedemikian rupa bagaikan seekor anjing hidup. Berbeda dengan ASIMO maupun robot-robot pada umumnya. Aibo mempunyai kemampuan melakukan gerak dan reaksi dari dirinya sendiri. Dengan adanya kemampuan ini, AIBO seolah-olah memiliki insting dan kemauan seperti layaknya seekor anjing. Apabila &#8216;merasa&#8217; tidak senang, ia bisa ngambek, tidak mau mematuhi perintah si pemilik atau operatornya (orang yang memainkannya). Padahal, robot-robot lainnya selalu &#8216;patuh&#8217; melakukan apa yang diperintahkan oleh manusia (karena itulah diberi nama &#8220;robot&#8221;).</p>
<p>Kata AIBO, yang selain merupakan singkatan dari Artificial Intelligence Robot, (kata Aibo dalam bahasa Jepang berarti &#8216;buddy&#8217; atau sahabat/konco). Dipilihnya bentuk anjing, mungkin karena &#8220;Dog is a man&#8217;s best friend&#8221;, bila dibandingkan dengan binatang peliharaan yang lainnya.<br />
Keunggulan robot ini, antara lain, otomatis mengisi baterainya (re-charge) sendiri apabila baterainya memang sudah akan habis. Bahkan dia bisa bermain sendiri tanpa disuruh pemiliknya. Dengan begitu, tentu tidak repot &#8216;memelihara&#8217; AIBO, bukan? Sepertinya tidak juga.<br />
Menurut pengakuan Bapak Fauzi dari SONY Center Jakarta, pemilik harus tetap dapat menjaga &#8216;perasaan&#8217; AIBO karena anjing buatan ini bisa juga sedih bahkan marah, terlihat dari lampu indikator pengganti mata. Kalau telah melakukan sebuah perintah dengan baik, dia harus dipuji (dengan cara mengelus-elus kepala atau badannya seperti anjing betulan) supaya ia tahu apa yang dilakukannya sudah betul. (Kadang ia akan membalas dengan menggoyangkan buntutnya!). </p>
<p>Pada umumnya AIBO yang dijual di pasaran adalah AIBO yang &#8216;dewasa&#8217; dan sudah &#8216;pintar&#8217;, sehingga tidak perlu diajari lagi. Kita hanya perlu meng-input suara kita sebagai set-up awal untuk mengenali suara pemiliknya. Lalu, bagaimana kalau pemiliknya satu keluarga? Tenang saja, AIBO ini memiliki kapasitas memori yang cukup sehingga suara sekeluarga, bisa di-input dan dikenali oleh AIBO.</p>
<p>Nah, bagi mereka yang ingin lebih merasakan suka-duka sebagai pemilik anjing, dapat me-reset AIBO menjadi anjing kecil, sehingga seluruh perintah yang dapat dilakukannya (sebagai Aibo dewasa) harus diajarkan dari awal. Nah proses mengajari AIBO itulah mirip cara mengajari seekor anjing. Jangan pakai kalimat yang panjang. Ini terlihat pada saat berlangsung peragaan di sebuah mal perbelanjaan di Jakarta beberapa waktu yang lalu. Apabila kita memerintah, &#8220;AIBO c&#8217;mon, let&#8217;s dance!&#8221;, AIBO malah diam saja. Tetapi ketika diperintah &#8220;Dance!&#8221;, barulah ia akan bergoyang-goyang alias dancing ala AIBO. Aibo juga bisa memberi salam, bermain bola, mengambilkan bola, dll.</p>
<p>Menurut Bapak Fauzi, ada 3 hal yang sangat disukai AIBO, yaitu tulang mainan, bola mainan dan station pool-nya yang ibarat &#8216;kandang&#8217;nya dan tempat dia re-charging (baterainya diisi kembali).</p>
<p>Sebanyak 2 ekor Aibo didatangkan dari Inggris sebagai upaya dari pihak Sony Center memperkenalkan teknologi terbaru Sony kepada masyarakat sebelum melakukan penjualan. Masyarakat Indonesia mulai saat ini akan mendapat kesempatan mendapat info-info teknologi terbaru secara lebih cepat dan tidak ketinggalan seperti selama ini. Konon, AIBO ini sudah sampai di Singapura. Mungkin tidak lama lagi akan makin banyak pemilik AIBO di Indonesia. Dan Aibo mungkin saja berbentuk hewan peliharaan lainnya seperti kucing, dll.</p>
<p>Aibo robot berbentuk anjing ini berukuran 180 (lebar) x 278 (tinggi) dan 319 (panjang) mm, beratnya 1,65 kg (termasuk baterai dan kartu memorinya). Aibo &#8216;mampu&#8217; melaksanakan berbagai perintah dan melakukan macam-macam gerak berat adanya &#8216;artificial intelligence&#8217; yang terpasang di dalamnya, termasuk memory card, wireless LAN card, dll. Satu perangkat Aibo mencakup &#8216;seekor&#8217; Aibo (putih atau hitam), energy station (&#8216;rumah&#8217; sekaligus tempat pengisian baterainya), baterai, pink ball (bola warna pink), sejumlah kartu pengoperasiannya, serta buku petunjuk. </p>
<p>Berkat wireless technology (teknologi nirkabel), Aibo dapat berkomunikasi dengan alat-alat elektronik lainnya, terhubung secara remote dengan komputer melalui internet, atau dengan alat-alat mobile lainnya untuk mendapatkan penerapan kemampuan-kemampuan khusus lainnya. Aibo bahkan dapat diperintahkan dari jauh untuk mengambil foto bila di rumah anda ada &#8216;tamu yang tak dikehendaki&#8217;. </p>
<p>Aibo merupakan hasil produk perusahaan SONY.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifkisoenam.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifkisoenam.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifkisoenam.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifkisoenam.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifkisoenam.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifkisoenam.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifkisoenam.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifkisoenam.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifkisoenam.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifkisoenam.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifkisoenam.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifkisoenam.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifkisoenam.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifkisoenam.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifkisoenam.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifkisoenam.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=12&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/aibo-ke-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/558d4f834929297dfd481b015386ef4b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ardini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merentang Riwayat reggae</title>
		<link>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/merentang-riwayat-reggae/</link>
		<comments>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/merentang-riwayat-reggae/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jun 2007 10:35:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik Reggae]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/merentang-riwayat-reggae/</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 1968 banyak disebut sebagai tahun kelahiran musik reggae. Sebenarnya tidak ada kejadian khusus yang menjadi penanda awal muasalnya, kecuali peralihan selera musik masyarakat Jamaika dari Ska dan Rocsteady, yang sempat populer di kalangan muda pada paruh awal hingga akhir tahun 1960-an, pada irama musik baru yang bertempo lebih lambat : reggae. Boleh jadi hingar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=11&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun 1968 banyak disebut sebagai tahun kelahiran musik reggae. Sebenarnya tidak ada kejadian khusus yang menjadi penanda awal muasalnya, kecuali peralihan selera musik masyarakat Jamaika dari Ska dan Rocsteady, yang sempat populer di kalangan muda pada paruh awal hingga akhir tahun 1960-an, pada irama musik baru yang bertempo lebih lambat : reggae. Boleh jadi hingar bingar dan tempo cepat Ska dan Rocksteady kurang mengena dengan kondisi sosial dan ekonomi di Jamaika yang sedang penuh tekanan.</p>
<p>Kata “reggae” diduga berasal dari pengucapan dalam logat Afrika dari kata “ragged” (gerak kagok–seperti hentak badan pada orang yang menari dengan iringan musik ska atau reggae). Irama musik reggae sendiri dipengaruhi elemen musik R&amp;B yang lahir di New Orleans, Soul, Rock, ritmik Afro-Caribean (Calypso, Merengue, Rhumba) dan musik rakyat Jamaika yang disebut Mento, yang kaya dengan irama Afrika. Irama musik yang banyak dianggap menjadi pendahulu reggae adalah Ska dan Rocksteady, bentuk interpretasi musikal R&amp;B yang berkembang di Jamaika yang sarat dengan pengaruh musik Afro-Amerika. Secara teknis dan musikal banyak eksplorasi yang dilakukan musisi Ska, diantaranya cara mengocok gitar secara terbalik (up-strokes), memberi tekanan nada pada nada lemah (syncopated) dan ketukan drum multi-ritmik yang kompleks.</p>
<p>Teknik para musisi Ska dan Rocsteady dalam memainkan alat musik, banyak ditirukan oleh musisi reggae. Namun tempo musiknya jauh lebih lambat dengan dentum bas dan rhythm guitar lebih menonjol. Karakter vokal biasanya berat dengan pola lagu seperti pepujian (chant), yang dipengaruhi pula irama tetabuhan, cara menyanyi dan mistik dari Rastafari. Tempo musik yang lebih lambat, pada saatnya mendukung penyampaian pesan melalui lirik lagu yang terkait dengan tradisi religi Rastafari dan permasalahan sosial politik humanistik dan universal.</p>
<p>Album “Catch A Fire” (1972) yang diluncurkan Bob Marley and The Wailers dengan cepat melambungkan reggae hingga ke luar Jamaika. Kepopuleran reggae di Amerika Serikat ditunjang pula oleh film The Harder They Come (1973) dan dimainkannya irama reggae oleh para pemusik kulit putih seperti Eric Clapton, Paul Simon, Lee ‘Scratch’ Perry dan UB40. Irama reggae pun kemudian mempengaruhi aliran-aliran musik pada dekade setelahnya, sebut saja varian reggae hip hop, reggae rock, blues, dan sebagainya.</p>
<p>Jamaika</p>
<p>Akar musikal reggae terkait erat dengan tanah yang melahirkannya: Jamaika. Saat ditemukan oleh Columbus pada abad ke-15, Jamaika adalah sebuah pulau yang dihuni oleh suku Indian Arawak. Nama Jamaika sendiri berasal dari kosa kata Arawak “xaymaca” yang berarti “pulau hutan dan air”. Kolonialisme Spanyol dan Inggris pada abad ke-16 memunahkan suku Arawak, yang kemudian digantikan oleh ribuan budak belian berkulit hitam dari daratan Afrika. Budak-budak tersebut dipekerjakan pada industri gula dan perkebunan yang bertebaran di sana. Sejarah kelam penindasan antar manusia pun dimulai dan berlangsung hingga lebih dari dua abad. Baru pada tahun 1838 praktek perbudakan dihapus, yang diikuti pula dengan melesunya perdagangan gula dunia.</p>
<p>Di tengah kerja berat dan ancaman penindasan, kaum budak Afrika memelihara keterikatan pada tanah kelahiran mereka dengan mempertahankan tradisi. Mereka mengisahkan kehidupan di Afrika dengan nyanyian (chant) dan bebunyian (drumming) sederhana. Interaksi dengan kaum majikan yang berasal dari Eropa pun membekaskan produk silang budaya yang akhirnya menjadi tradisi folk asli Jamaika. Bila komunitas kulit hitam di Amerika atau Eropa dengan cepat luntur identitas Afrika mereka, sebaliknya komunitas kulit hitam Jamaika masih merasakan kedekatan dengan tanah leluhur.</p>
<p>Sejarah gerakan penyadaran identitas kaum kulit hitam, yang kemudian bertemali erat dengan keberadaan musik reggae, mulai disemai pada awal abad ke-20. Adalah Marcus Mosiah Garvey, seorang pendeta dan aktivis kulit hitam Jamaika, yang melontarkan gagasan “Afrika untuk Bangsa Afrika…” dan menyerukan gerakan repatriasi (pemulangan kembali) masyarakat kulit hitam di luar Afrika. Pada tahun 1914, Garvey mendirikan Universal Negro Improvement Association (UNIA), gerakan sosio-religius yang dinilai sebagai gerakan kesadaran identitas baru bagi kaum kulit hitam.</p>
<p>Pada tahun 1916-1922, Garvey meninggalkan Jamaika untuk membangun markas UNIA di Harlem, New York. Konon sampai tahun 1922, UNIA memiliki lebih dari 7 juta orang pengikut. Antara tahun 1928-1930 Garvey kembali ke Jamaika dan terlibat dalam perjuangan politik kaum hitam dan pada tahun 1929 Garvey meramalkan datangnya seorang raja Afrika yang menandai pembebasan ras kulit hitam dari penindasan kaum Babylon (sebutan untuk pemerintah kolonial kulit putih—merujuk pada kisah kitab suci tentang kaum Babylon yang menindas bangsa Israel). Ketika Ras Tafari Makonnen dinobatkan sebagai raja Ethiopia di tahun 1930, yang bergelar HIM Haile Selassie I, para pengikut ajaran Garvey menganggap Ras Tafari sebagai sosok pembebas itu. Mereka juga menganggap Ethiopia sebagai Zion—tanah damai bak surga—bagi kaum kulit hitam di dalam maupun luar Afrika. Ajaran Garvey pun mewujud menjadi religi baru bernama Rastafari dengan Haile Selassie sebagai sosok yang di-tuhan-kan</p>
<p>Pada bulan April 1966, karena ancaman pertentangan sosial yang melibatkan kaum Rasta, pemerintah Jamaika mengundang HIM Haile Selassie I untuk berkunjung menjumpai penghayat Rastafari. Dia menyampaikan pesan menyediakan tanah di Ethiopia Selatan untuk repatriasi Rasta. Namun Haile Selassie juga menekankan perlunya Rasta untuk membebaskan Jamaika dari penindasan dan ketidak adilan dan menjadikan Rastafari sebagai jalan hidup, sebelum mereka eksodus ke Ethiopia.</p>
<p>Tahun-tahun setelahnya kredo gerakan tersebut makin tersebar luas, yakni “Bersatunya kemanusiaan adalah pesannya, musik adalah modus operandinya, perdamaian di bumi seperti halnya di surga (Zion) adalah tujuannya, memperjuangkan hak adalah caranya dan melenyapkan segala bentuk penindasan fisik dan mental adalah esensi perjuangannya.” Ketika Bob Marley menjadi pengikut Rastafari di tahun 1967 dan setahun kemudian disusul kelahiran reggae, maka modus operandi penyebaran ajaran Rastafari pun ditemukan: reggae!</p>
<p>Bob Marley, Nabi Para Rasta</p>
<p>Terlahir dengan nama Robert Nesta Marley pada Februari 1945 di St. Ann, Jamaika, Bob Marley berayahkan seorang kulit putih dan ibu kulit hitam. Pada tahun 1950-an Bob beserta keluarganya pindah ke ibu kota Jamaika, Kingston. Di kota inilah obsesinya terhadap musik sebagai profesi menemukan pelampiasan. Waktu itu Bob Marley banyak mendengarkan musik R&amp;B dan soul, yang kemudian hari menjadi inspirasi irama reggae, melalui siaran radio Amerika. Selain itu di jalanan Kingston dia menikmati hentakan irama Ska dan Steadybeat dan kemudian mencoba memainkannya sendiri di studio-studio musik kecil di Kingston.</p>
<p>Bersama Peter McIntosh dan Bunny Livingston, Bob membentuk The Wailing Wailers yang mengeluarkan album perdana di tahun 1963 dengan hit “Simmer Down”. Lirik lagu mereka banyak berkisah tentang “rude bwai” (rude boy), anak-anak muda yang mencari identitas diri dengan menjadi berandalan di jalanan Kingston. The Wailing Wailers bubar pada pertengahan 1960-an dan sempat membuat penggagasnya patah arang hingga memutuskan untuk berkelana di Amerika. Pada bulan April 1966 Bob kembali ke Jamaika, bertepatan dengan kunjungan HIM Haile Selassie I —raja Ethiopia– ke Jamaika untuk bertemu penganut Rastafari. Kharisma sang raja membawa Bob menjadi penghayat ajaran Rastafari pada tahun 1967, dan bersama The Wailer, band barunya yang dibentuk setahun kemudian bersama dua personil lawas Mc Intosh dan Livingston, dia menyuarakan nilai-nilai ajaran Rasta melalui reggae. Penganut Rastafari lantas menganggap Bob menjalankan peran profetik sebagaimana para nabi, menyebarkan inspirasi dan nilai Rasta melalui lagu-lagunya.</p>
<p>The Wailers bubar di tahun 1971, namun Bob segera membentuk band baru bernama Bob Marley and The Wailers. Tahun 1972 album Catch A Fire diluncurkan. Menyusul kemudian Burning (1973–berisi hits “Get Up, Stand Up” dan “ I Shot the Sheriff” yang dipopulerkan Eric Clapton), Natty Dread (1975), Rastaman Vibration (1976) dan Uprising (1981) yang makin memantapkan reggae sebagai musik mainstream dengan Bob Marley sebagai ikonnya.</p>
<p>Pada tahun 1978, Bob Marley menerima Medali Perdamaian dari PBB sebagai penghargaan atas upayanya mempromosikan perdamaian melalui lagu-lagunya. Sayang, kanker mengakhiri hidupnya pada 11 Mei 1981 saat usia 36 tahun di ranjang rumah sakit Miami, AS, seusai menggelar konser internasional di Jerman. Sang Nabi kaum Rasta telah berpulang, namun inspirasi humanistiknya tetap mengalun sepanjang zaman.</p>
<p>One Love! One Heart!<br />
Lets get together and feel all right.<br />
Hear the children cryin (One Love!);<br />
Hear the children cryin (One Heart!)<br />
(One Love / People Get Ready)</p>
<p>Dreadlock<br />
Selain Bob Marley dan Jamaika, rambut gimbal atau lazim disebut “dreadlocks” menjadi titik perhatian dalam fenomena reggae. Saat ini dreadlock selalu diidentikkan dengan musik reggae, sehingga secara kaprah orang menganggap bahwa para pemusik reggae yang melahirkan gaya rambut bersilang-belit (locks) itu. Padahal jauh sebelum menjadi gaya, rambut gimbal telah menyusuri sejarah panjang.</p>
<p>Konon, rambut gimbal sudah dikenal sejak tahun 2500 SM. Sosok Tutankhamen, seorang fir’aun dari masa Mesir Kuno, digambarkan memelihara rambut gimbal. Demikian juga Dewa Shiwa dalam agama Hindu. Secara kultural, sejak beratus tahun yang lalu banyak suku asli di Afrika, Australia dan New Guinea yang dikenal dengan rambut gimbalnya. Di daerah Dieng, Wonosobo hingga kini masih tersisa adat memelihara rambut gimbal para balita sebagai ungkapan spiritualitas tradisional.</p>
<p>Membiarkan rambut tumbuh memanjang tanpa perawatan, sehingga akhirnya saling membelit membentuk gimbal, memang telah menjadi bagian praktek gerakan-gerakan spiritualitas di kebudayaan Barat maupun Timur. Kaum Nazarit di Barat, dan para penganut Yogi, Gyani dan Tapasvi dari segala sekte di India, memiliki rambut gimbal yang dimaksudkan sebagai pengingkaran pada penampilan fisik yang fana, menjadi bagian dari jalan spiritual yang mereka tempuh. Selain itu ada kepercayaan bahwa rambut gimbal membantu meningkatkan daya tahan tubuh, kekuatan mental-spiritual dan supernatural. Keyakinan tersebut dilatari kepercayaan bahwa energi mental dan spiritual manusia keluar melalui ubun-ubun dan rambut, sehingga ketika rambut terkunci belitan maka energi itu akan tertahan dalam tubuh.</p>
<p>Seiring dimulainya masa industrial pada abad ke-19, rambut gimbal mulai sulit diketemukan di daerah Barat. Sampai ketika pada tahun 1914 Marcus Garvey memperkenalkan gerakan religi dan penyadaran identitas kulit hitam lewat UNIA, aspek spiritualitas rambut gimbal dalam agama Hindu dan kaum tribal Afrika diadopsi oleh pengikut gerakan ini. Mereka menyebut diri sebagai kaum “Dread” untuk menyatakan bahwa mereka memiliki rasa gentar dan hormat (dread) pada Tuhan. Rambut gimbal para Dread iniah yang memunculkan istilah dreadlocks—tatanan rambut para Dread. Saat Rastafarianisme menjadi religi yang dikukuhi kelompok ini pada tahun 1930-an, dreadlocks juga menjelma menjadi simbolisasi sosial Rasta (pengikut ajaran Rastafari).</p>
<p>Simbolisasi ini kental terlihat ketika pada tahun 1930-an Jamaika mengalami gejolak sosial dan politik. Kelompok Rasta merasa tidak puas dengan kondisi sosial dan pemerintah yang ada, lantas membentuk masyarakat tersendiri yang tinggal di tenda-tenda yang didirikan diantara semak belukar. Mereka memiliki tatanan nilai dan praktek keagamaan tersendiri, termasuk memelihara rambut gimbal. Dreadlocks juga mereka praktekkan sebagai pembeda dari para “baldhead” (sebutan untuk orang kulit putih berambut pirang), yang mereka golongkan sebagai kaum Babylon—istilah untuk penguasa penindas. Pertengahan tahun 1960-an perkemahan kelompok Rasta ditutup dan mereka dipindahkan ke daerah Kingston, seperti di kota Trench Town dan Greenwich, tempat dimana musik reggae lahir pada tahun 1968.</p>
<p>Ketika musik reggae memasuki arus besar musik dunia pada akhir tahun 1970-an, tak pelak lagi sosok Bob Marley dan rambut gimbalnya menjadi ikon baru yang dipuja-puja. Dreadlock dengan segera menjadi sebuah trend baru dalam tata rambut dan cenderung lepas dari nilai spiritualitasnya. Apalagi ketika pada tahun 1990-an, dreadlocks mewarnai penampilan para musisi rock dan menjadi bagian dari fashion dunia. Dreadlock yang biasanya membutuhkan waktu sekitar lima tahun untuk terbentuk, sejak saat itu bisa dibuat oleh salon-salon rambut hanya dalam lima jam! Aneka gaya dreadlock pun ditawarkan, termasuk rambut aneka warna dan “dread perms” alias gaya dreadlock yang permanen.</p>
<p>Meski cenderung lebih identik dengan fashion, secara mendasar dreadlock tetap menjadi bentuk ungkap semangat anti kekerasan, anti kemapanan dan solidaritas untuk kalangan minoritas tertindas.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifkisoenam.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifkisoenam.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifkisoenam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifkisoenam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifkisoenam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifkisoenam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifkisoenam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifkisoenam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifkisoenam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifkisoenam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifkisoenam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifkisoenam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifkisoenam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifkisoenam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifkisoenam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifkisoenam.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=11&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/merentang-riwayat-reggae/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/558d4f834929297dfd481b015386ef4b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ardini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Harus Menunggu jika Bisa Mulai Sekarang!</title>
		<link>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/mengapa-harus-menunggu-jika-bisa-mulai-sekarang/</link>
		<comments>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/mengapa-harus-menunggu-jika-bisa-mulai-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jun 2007 10:17:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/mengapa-harus-menunggu-jika-bisa-mulai-sekarang/</guid>
		<description><![CDATA[Nanti sajalah kalau saya sudah punya banyak uang. Saya ingin punya usaha sendiri, tapi, jangan sekarang. Perjalanan saya masih jauh untuk meraih cita-cita saya. Perlengkapan usaha saya belum komplit. Oleh: Roy Sembel, Direktur MM Finance and Investment, Universitas Bina Nusantara (www.roy-sembel.com), Sandra Sembel, Direktur Utama Edpro (Education for Professionals), edpro@cbn.net.id Banyak jalan menuju Roma. Banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=9&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nanti sajalah kalau saya sudah punya banyak uang.<br />
Saya ingin punya usaha sendiri, tapi, jangan sekarang.<br />
Perjalanan saya masih jauh untuk meraih<br />
cita-cita saya.<br />
Perlengkapan usaha saya belum komplit. </p>
<p>Oleh: Roy Sembel, Direktur MM Finance and Investment, Universitas Bina Nusantara (www.roy-sembel.com), Sandra Sembel, Direktur Utama Edpro (Education for Professionals), edpro@cbn.net.id</p>
<p>Banyak jalan menuju Roma. Banyak cara meraih sukses. Salah satu cara adalah memulai usaha sendiri. Jika memang ”jalan” ini yang Anda pilih (memulai usaha sendiri), artikel ini memang untuk Anda. </p>
<p>KEKUATAN 4 S<br />
Sebelum kita mengambil langkah pertama memulai usaha sendiri, ada empat hal yang bisa kita gunakan sebagai kekuatan untuk mendorong kita mewujudkan mimpi kita: memiliki usaha sendiri yang sukses.<br />
Sekarang. Meraih cita-cita, apa pun itu bentuknya memang tidaklah semudah membalik telapak tangan. Semua upaya untuk mewujudkan cita-cita, termasuk juga memulai usaha sendiri, mengandung berbagai risiko: kegagalan, kesulitan dana, berbagai masalah dan hambatan lainnya. Tetapi, upaya ini juga tidak sesulit memindahkan gunung. Untuk sukses dalam menekuni sebuah usaha, memang memerlukan waktu dan kesiapan. Tapi, jika semua itu tidak kita mulai sekarang, lalu kapan lagi? Jika kita tidak memulai sekarang, mungkin sekali kita tidak akan pernah punya keberanian untuk memulai. Jadi jangan sampai kita menyesal kemudian.<br />
Banyak hal yang bisa kita lakukan sekarang: mempersiapkan diri, mempelajari ataupun memantapkan keterampilan yang diperlukan, memupuk pengalaman berharga, melakukan riset kecil untuk menentukan kebutuhan pasar ataupun perubahan kebutuhan yang bisa kita akomodasi melalui usaha yang akan kita bentuk, mencari informasi mengenai segala persyaratan dan aturan hukum yang terkait dengan usaha yang akan kita mulai (dokumen yang perlu dilengkapi, aturan main yang perlu dipatuhi), dan mencari dukungan dana, sumber daya manusia, dan nasihat yang diperlukan. ”You don’t have to be great to get started, but you have to get started to be great,” (Anda tidak perlu menjadi besar dulu untuk memulai, tapi Anda harus memulai dulu untuk menjadi ”besar”, begitulah yang dikatakan Les Brown. Kata-kata bijak Les Brown ini mungkin bisa membantu kita untuk memulai mengambil langkah pertama menuju cita-cita kita.<br />
Sedikit. ”Saya belum punya cukup uang. Saya belum punya banyak pengalaman. Saya belum punya ruang usaha.” Selain waktu, kelengkapan sarana dan prasarana sering menjadi alasan bagi kita untuk menunda memulai usaha sendiri. Sebenarnya, dalam memulai usaha, kita tidak perlu menunggu sampai semua yang kita perlukan ada. Mulai dengan memanfaatkan yang ada, untuk kemudian bisa kita lengkapi sedikit demi sedikit sejalan dengan berkembangnya usaha kita. Sebagai ilustrasi, kita bisa meneladani apa yang dilakukan oleh Daisy Braxton. Wanita pengusaha jasa kebersihan gedung ini, tidak menunggu sampai ia memiliki banyak pegawai, dan banyak peralatan untuk memulai usahanya. Ia memasarkan jasanya ke berbagai pemilik gedung. Begitu pesanan diterima dari satu pemilik gedung kecil, ia langsung merekrut dua karyawan untuk membantunya, dan membeli perlengkapan yang diperlukan dari uang muka yang didapatkan. Dari satu gedung dan dua karyawan, dalam kurang dari lima tahun, Daisy berhasil mengembangkan usahanya menjadi besar dengan omzet yang 500% lebih tinggi dari saat ia pertama kali memulai.<br />
Sendiri. Memulai sebuah usaha memang sering kali memerlukan dukungan orang lain: keluarga, teman, karyawan, bank, pelanggan. Tapi, sebelum kita mendapatkan dukungan orang lain, kita perlu mulai dari diri sendiri. Kita perlu meyakinkan diri sendiri bahwa kita bisa sukses. Jika kita sendiri sudah memiliki keyakinan ini, akan lebih mudah bagi kita untuk meyakinkan orang lain untuk mendukung kita. Walt Disney, sebelum memulai usahanya di bidang pembuatan film-film kartun yang menghibur banyak orang, memiliki keyakinan yang kuat akan ide bisnis yang dimilikinya. Dengan keyakinan yang kuat ini, ia berhasil meyakinkan saudara laki-lakinya untuk bersama-sama merintis usaha pembuatan film kartun. Karena mereka belum memiliki tempat usaha, Disney dan saudaranya kemudian mengunjungi paman mereka yang memiliki sebuah ruangan yang belum dimanfaatkan. Mereka pun berhasil meyakinkan paman mereka untuk meminjamkan ruangan tersebut untuk diubah menjadi sebuah studio mini.<br />
Senang. Modal utama dari sebuah usaha adalah ”rasa senang”. Kita perlu menyenangi bisnis yang kita terjuni. Tanpa rasa cinta pada apa yang akan kita kerjakan, akan mudah bagi kita untuk menyerah ketika harus menghadapi berbagai masalah dan kendala yang menghadang. Seperti ibaratnya orang yang sedang jatuh cinta, ke gunung pun kita ikut, ke lembah kita turut, menyebrangi lautan bukan masalah, ke bulan (jika perlu) kita jalani juga. Ini menunjukkan bahwa jika kita sudah jatuh cinta pada sebuah usaha, maka masalah, halangan dan hambatan tidak akan mematahkan semangat kita untuk terus berjuang meraih sukses. Misalnya saja Steve Case, pemilik American On Line (AOL), sebuah perusahaan jasa komunikasi di industri Internet yang membuka akses bagi orang-orang untuk memasuki dunia maya. Dari sejak kecil, Steve senang sekali berkomunikasi dengan banyak orang, terutama melalui surat. Tapi, sarana pos memakan waktu lama, dan biaya yang makin tinggi jika jarak semakin jauh.<br />
Untuk mengatasi masalah biaya dan jarak, Steve akhirnya membangun usaha yang memungkinkan masyarakat untuk mengirim surat dengan lebih cepat dan lebih murah melalui sarana surat elektronik (email). Dalam membangun usahanya ini, banyak kendala dan tantangan yang dihadapi, antara lain: Ketika AOL sedang mengalami kesulitan, Bill Gates pernah membujuk Case untuk menjual usahanya ini kepada sang Kaisar Microsoft, tapi Steve Case menolak dan tetap mempertahankan usahanya. Semua hambatan tersebut tidak mematahkan semangat Steve Case, yang telah jatuh cinta pada dunia komunikasi elektronik, untuk tetap menekuni dan mengembangkan usahanya. Ternyata keputusan ini berhasil membawa Steve Case dan AOL perusahaannya ke jenjang sukses.</p>
<p>SUMBER IDE<br />
Setelah kita yakin untuk memulai usaha sendiri, lalu usaha apa yang menguntungkan untuk kita mulai? Mungkin sumber-sumber ide berikut bisa kita gali untuk menetapkan jenis usaha yang paling tepat bagi kita dan pasar yang paling pas untuk kita bidik.<br />
Pekerjaan dan Keterampilan. Menurut William E Heinecke, seorang pengusaha sukses di bidang makanan dan pariwisata di Thailand, dalam bukunya The Entrepreneur, pekerjaan yang kita tekuni, dan keterampilan yang sudah kita miliki merupakan sumber yang kaya akan ide bisnis yang tepat untuk kita. Alasannya? Dari sinilah (pekerjaan yang telah sekian lama kita jalankan, dan keterampilan yang sudah kita kembangkan) insting bisnis kita dibentuk dan dipupuk. Mary Kay Ash, sang Ratu Kosmetik, Norman Monath, pengusaha di bidang penerbitan, dan William Colgate si Raja Sabun memilih ide usaha dari pekerjaan yang pernah mereka tekuni dan keterampilan yang sudah mereka miliki. Mary pernah bekerja di perusahaan kosmetik dan menjadi tenaga penjual di perusahaan tersebut sebelum akhirnya terjun untuk membangun perusahaan kosmetiknya sendiri.<br />
William Colgate, sebelum membangun usahanya sendiri, pernah bekerja di perusahaan sabun milik orang lain. Dari pekerjaannya ini, ia mengembangkan keterampilan teknis dan manajemen, serta mengembangkan jaringan perkenalan dengan orang-orang yang tepat yang harus dihubungi di bisnis yang ia tekuni tersebut. Norman Monath, memulai karier di perusahaan penerbitan milik orang lain. Ia bahkan sempat belasan tahun menimba ilmu di perusahaan ini dan menajamkan keterampilan editing dan pengelolaan bisnis sebelum akhirnya memutuskan untuk membangun usaha penerbitannya sandiri.<br />
Minat dan Hobi. Sumber kedua yang juga tidak kalah pentingnya adalah minat dan hobi yang kita miliki. Kedua hal ini merupakan sumber yang memiliki kekuatan yang ampuh dalam membangun keyakinan serta motivasi bagi kita untuk memulai usaha. Umumnya orang tidak merasa terbeban untuk melakukan yang ia senangi (misalnya: minat dan hobi). Ini merupakan modal kuat bagi seorang wiraswastawan yang menekuni dunia yang memang ia cintai. Bill Gates mengandalkan hobi dan minatnya di bidang komputer sebagai sumber ide memulai kerajaan bisnisnya yang sekarang telah menggurita di seluruh dunia.<br />
Anita Roddick, nakhoda perusahaan kosmetik yang mengandalkan bahan-bahan alami, Body Shop, terpacu memulai usahanya, karena minatnya yang besar di bidang perlindungan alam, terutama satwa. Sehingga ia akhirnya memiliki ide untuk membuat perusahaan kosmetik yang bahan bakunya adalah dari bahan nabati, bukan hewani (jadi tidak perlu membunuh hewan). Anita yakin, ada banyak orang yang memiliki pendapat yang sama untuk melindungi hewan dari kepunahan. Inilah peluang yang dibidiknya, dan yang ternyata memang telah terbukti merupakan bidikan yang tepat. Beberapa mantan olahragawan nasional (Susi Susanti, Elfira Nasution), mengembangkan usaha mereka di jalur yang sesuai dengan minat, hobi, dan pengalaman kerja: menjadi pelatih, membuka sekolah olah raga, dan toko peralatan olah raga.<br />
Pengalaman. Pengalaman diri sendiri dan juga orang lain (apa yang kita alami, ataupun yang dialami oleh orang lain), selain merupakan guru yang baik, juga merupakan sumber ide bisnis yang kaya. Pengalaman, terutama yang buruk, memberikan kesan yang mendalam bagi kita, yang tidak mudah untuk dilupakan. Jika pengalaman tersebut adalah pengalaman buruk, maka tentunya kita tidak ingin pengalaman tersebut terulang lagi. Kita akan berusaha mencari jalan ”baru” untuk menghindari kesulitan dan masalah yang pernah kita alami. Jalan baru inilah yang memacu munculnya ide-ide bisnis yang brilian seperti yang dialami oleh Ralph Schneider dan King C. Gillette. Ralph Schneider mendapatkan ide untuk meluncurkan Diners Club (yang menjadi cikal bakal kartu kredit), dari pengalaman buruknya di sebuah restoran. Saat itu, ketika akan membayar makanan yang dipesan, Ralph baru sadar bahwa ia tidak punya uang tunai karena ia tidak membawa dompetnya. King C Gillette, merasa kesal karena sering terluka ketika ia bercukur di pagi hari dengan alat cukur yang berat dan tidak praktis. Dari pengalaman buruk inilah, ia mendapatkan ide untuk membuat pisau cukur yang ringan, relatif aman dan praktis (bisa dibuang setelah sekali dipakai).<br />
Pengamatan. Selain pengalaman, pengamatan ternyata juga adalah sumber ide bisnis yang tak habis-habisnya. Dari pengamatan akan segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita, kita bisa menemukan kebutuhan-kebutuhan pasar yang belum terpenuhi, yang bisa kita jadikan peluang bisnis. Bahkan, pengamatan ini merupakan keterampilan yang harus dimiliki seorang wiraswastawan. Pada prinsipnya, identifikasi kebutuhan yang belum terpenuhi merupakan konsep dari dari upaya membangun usaha. Dari pengamatan ini, banyak ide bisnis dan peluang bisnis yang bisa terus digali untuk dikembangkan. Dari hasil pengamatannya terhadap masyarakat sekitar pada waktu itu, Isaac Merritt Singer berhasil mengidentifikasi kebutuhan masyarakat akan mesin jahit untuk rumah tangga. Ide ini dituangkan menjadi peluang bisnis yang kemudian diwujudkannya dengan membuat mesin jahit yang praktis untuk digunakan di rumah (bukan di pabrik). George Eastman, juga mendapatkan ide bisnis dari hasil pengamatannya. Dulu, kamera bentuknya sangat besar, berat, harganya mahal, dan sulit dibawa ke sana-sini. Padahal banyak orang yang senang untuk difoto, dan banyak peristiwa yang perlu diabadikan. Untuk itulah, ia akhirnya memproduksi kamera yang kecil dan portable (ringan dan praktis untuk di bawa ke mana-mana.<br />
Ingin memulai usaha sendiri? Jika ada yang bisa dimulai sekarang, mengapa harus menunggu lagi? Lebih cepat dimulai, lebih cepat pula dituai. Mulailah sekarang, mulailah dari sarana yang ada, mulailah dari diri sendiri, dan mulailah dari apa yang disenangi. Dari mana sumber ide didapat? Dari pekerjaan dan keterampilan, dari minat dan hobi, dari pengalaman, dan dari pengamatan. Ide-ide ini kemudian bisa dituangkan menjadi sebuah rencana bisnis. Selamat memulai.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifkisoenam.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifkisoenam.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifkisoenam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifkisoenam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifkisoenam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifkisoenam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifkisoenam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifkisoenam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifkisoenam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifkisoenam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifkisoenam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifkisoenam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifkisoenam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifkisoenam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifkisoenam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifkisoenam.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=9&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/mengapa-harus-menunggu-jika-bisa-mulai-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/558d4f834929297dfd481b015386ef4b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ardini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Formalin dan Baygon dalam Makanan Anda</title>
		<link>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/formalin-dan-baygon-dalam-makanan-anda/</link>
		<comments>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/formalin-dan-baygon-dalam-makanan-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jun 2007 10:12:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardini</dc:creator>
				<category><![CDATA[kimia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/formalin-dan-baygon-dalam-makanan-anda/</guid>
		<description><![CDATA[Belum diperiksa kebenarannya. Tapi cukup masuk akal. Silakan disikapi oleh masing-masing. Di Balik Kenikmatan Ikan Asin &#8212; &#8220;Biasanya langsung disemprot pake Baygon aja&#8221; Liputan6.com, Jakarta: Kepulan asap putih dari nasi pulen yang masih panas tentu membuat perut yang keroncongan semakin berontak. Apalagi ditambah sambal terasi, lalapan, dan ikan asin. Niscaya, porsi satu piring cepat tandas. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=8&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belum diperiksa kebenarannya.<br />
Tapi cukup masuk akal.<br />
Silakan disikapi oleh masing-masing.<br />
Di Balik Kenikmatan Ikan Asin &#8212;<br />
&#8220;Biasanya langsung disemprot pake Baygon aja&#8221;<br />
Liputan6.com, Jakarta: Kepulan asap putih dari nasi pulen yang masih panas<br />
tentu<br />
membuat perut yang keroncongan semakin berontak. Apalagi ditambah sambal<br />
terasi,<br />
lalapan, dan ikan asin. Niscaya, porsi satu piring cepat tandas. Tapi dibalik<br />
kenikmatan ini nyawa dipertaruhkan.<br />
Jangan terkecoh dengan penampilan ikan segar dan baru turun dari kapal yang<br />
baru<br />
pulang melaut. Kuat dugaan, ikan-ikan mulai tersentuh formalin sejak dari dalam<br />
kapal. Di dalam palka penampungan ikan, nelayan mencampuri ikan hasil tangkapan<br />
dengan cairan bernama lain formaldehid itu untuk menekan penggunaan es batu<br />
agar lebih murah.<br />
Penelitian di laboratorium menunjukkan hasil positif untuk hampir seluruh<br />
produk<br />
ikan asin dari Teluk Jakarta. Dalam ikan asin kecil seperti jambal dan<br />
cumi-cumi,<br />
untuk 10 gramnya terdapat lebih dari 1,5 ppm (part per million atau satu<br />
per sejuta) formalin.<br />
Menurut Kepala Bagian Unit Pelaksana Teknis Balai Pengujian Mutu Hasil<br />
Perikanan<br />
Jakarta Devi Lydia, ikan yang mengandung cairan pengawet mayat bisa langsung<br />
diketahui. &#8220;Keras sekali. Karena di luar kering tapi di dalam tetap basah,&#8221;<br />
kata<br />
Lydia, baru-baru ini.<br />
Formalin diduga digunakan oleh nelayan Indonesia sejak dua tahun silam.<br />
Cairan yang mengandung metanol ini memang biasa dipakai nelayan untuk menjaga<br />
bobot ikan asin. Pembuatan tanpa formalin akan mengurangi bobot ikan asin<br />
hingga 60 persen. Sedangkan dengan menggunakan larutan bening itu, bobot yang<br />
berkurang akibat pengeringan hanya sekitar 30 persen.<br />
Pembuat ikan asin di Muara Angke, Jakarta Utara, juga mengaku produksi menjadi<br />
lebih efisien jika menggunakan formalin. Bila hanya menggunakan garam saja,<br />
pengeringan bisa dilakukan selama sepekan. Jika menggunakan cairan pembasmi<br />
bakteri tersebut, dalam satu atau dua hari saja ikan asin siap dijual.<br />
Penggunaan formalin pada ikan memang tak segencar sebelumnya. Ini menyusul<br />
edaran Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 722/Menkes/Per/IX/88<br />
tentang bahan tambahan yang dilarang digunakan dalam pangan.<br />
Padahal berdasarkan penelitian Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia tahun<br />
silam, penggunaan formalin pada ikan dan hasil laut menempati peringkat<br />
teratas.<br />
Yakni, 66 persen dari total 786 sampel. Sementara mi basah menempati posisi<br />
kedua dengan 57 persen. Tahu dan bakso berada di urutan berikutnya yakni 16<br />
persen dan 15 persen.<br />
Tapi tetap saja masih banyak nelayan yang bengal. Menurut Kepala Balai<br />
Pengujian<br />
Mutu dan Pengolahan Hasil Perikanan dan Kelautan Jakarta Redjani Kartoatmodjo,<br />
pihaknya memang masih menemukan penggunaan formalin pada pembuatan ikan asin.<br />
Pernyataan Redjani diamini Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jakarta Riyadi.<br />
&#8220;Sebagian teman-teman nelayan masih menggunakan bahan kimia,&#8221; kata Redjani.<br />
Di antara nelayan yang mulai meninggalkan penggunaan formalin adalah yang<br />
berada di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Tapi akibatnya selain<br />
keuntungan berkurang, ikan asin buatan mereka diganggu bakteri, serangga dan<br />
belatung.<br />
Terutama saat musim hujan. Ujung-ujungnya, mereka menggunakan insektisida yang<br />
disemprotkan langsung ke ikan asin. &#8220;Biasanya langsung disemprot pake Baygon<br />
aja<br />
,&#8221; kata seorang nelayan yang enggan disebut namanya.<br />
Penggunaan insektisida dan formalin pada hasil laut diakui Kepala Dinas<br />
Perikanan Jawa Barat Darsono. Penggunaan formalin menurut Darsono, karena harga<br />
bahan pengawet ini relatif murah. &#8220;Penggunaan formalin masih banyak<br />
ditemukan di antaranya di Bandung kota dan sekitarnya,&#8221; tutur Darsono.<br />
Sebenarnya sudah ada produk pengawet ikan yang sudah direstui penggunaannya.<br />
Yaitu minatrid. Namun karena alasan masih baru dan kesulitan untuk mencari<br />
bahan<br />
pengawet ini, formalin masih merajalela. Padahal asupan formalin dalam<br />
tubuh yang berlangsung menahun dapat mengakibatkan gangguan pada sistem<br />
pernapasan,<br />
gangguan pada ginjal dan hati, sistem reproduksi dan kanker. Gangguan yang<br />
ringan adalah rasa terbakar pada tenggorokan dan sakit kepala.<br />
Selain ikan asin, kerang juga tak luput dari penggunaan zat kimia berbahaya<br />
bagi<br />
tubuh. Pengolah kerang menggunakan bahan pewarna Rhodamine B yang seharusnya<br />
untuk pakaian atau biasa disebut wantek. Tujuannya untuk membuat kerang yang<br />
telah dikupas agar tak terlihat pucat. Zat kimia ini akan menumpuk pada<br />
tubuh dan pada gilirannya juga meracuni organ dalam, terutama ginjal dan hati.<br />
Kerang dipanen nelayan saat berumur enam bulan. Di Jakarta, kerang biasa<br />
dipelihara di Teluk Jakarta. Binatang bernama ilmiah Anadara granosa ini<br />
biasanya langsung direbus dengan air laut usai dipanen. Setelah matang,<br />
kerang diturunkan dari tong perebusan untuk kemudian dikupas dari kulitnya.<br />
Puluhan pekerja kemudian melepaskan daging dari kulit kerang untuk<br />
diolah lebih lanjut. Hingga tahap ini tak ada masalah dengan pengolahan.<br />
Semua berjalan baik dan tak ada peran bahan kimia beracun. Kerang yang sudah<br />
dicabuti ini<br />
belum dibersihkan dari kotoran yang menempel. Pembersihan akan dilakukan<br />
setelah satu tong penuh kerang atau sekitar seratus kilogram.<br />
Zat kimia mulai campur tangan ketika datang es batu untuk pengawetan.<br />
Setelah es  siap, petani kerang kemudian membuat larutan &#8220;ajaib&#8221;. Satu tong<br />
kecil air<br />
ditaburi wantek berwarna oranye. Sekitar 15 menit kemudian kerang terlihat<br />
lebih<br />
segar. Kerang yang telah didandani ini kemudian dimasukkan tong untuk dijual.<br />
Tapi sebelumnya, kerang ditaburi tawas yang biasanya digunakan untuk<br />
menjernihkan air. Alasannya, agar menjadi lebih kenyal dan bisa disimpan selama<br />
satu hari satu malam sebelum dikirim ke pelelangan ikan.<br />
Kembali ke Pelabuhan Ratu, di daerah ini nelayan setempat juga memakai zat<br />
pewarna dari golongan Rhodamin B. Mereka biasanya memakai pewarna tekstil<br />
berwarna merah untuk membuat terasi. Berbahayanya zat kimia ini pada<br />
tubuh bisa terlihat dari alat pembuat terasi yang berwarna merah kendati<br />
setelah<br />
dibasuh air.<br />
Baik dalam pewarnaan kerang maupun terasi, semua pembuatnya mengaku menggunakan<br />
bahan kimia pewarna kue. Sungguh tidak logis. Karena pewarna kue harganya<br />
rata-rata Rp 10 ribu untuk 10 cc. Sementara wantek dibanderol Rp 5-10<br />
ribu per kilogram. Sedangkan untuk mewarnai kerang atau terasi per 100 kg,<br />
diperlukan satu hingga dua kilogram pewarna.<br />
Alasan ekonomi memang menjadi pangkal dari penyalahgunaan zat kimia berbahaya<br />
bagi tubuh dalam penganan. Padahal pangan yang aman, bermutu dan bergizi adalah<br />
hak setiap orang. Tapi sepertinya penganan ideal ini hanya sebatas impian.<br />
Apalagi untuk makanan yang nikmat tapi murah.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifkisoenam.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifkisoenam.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifkisoenam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifkisoenam.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifkisoenam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifkisoenam.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifkisoenam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifkisoenam.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifkisoenam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifkisoenam.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifkisoenam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifkisoenam.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifkisoenam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifkisoenam.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifkisoenam.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifkisoenam.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=8&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/formalin-dan-baygon-dalam-makanan-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/558d4f834929297dfd481b015386ef4b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ardini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laporan Korupsi Global 2007:Tingkat Korupsi di Lembaga Peradilan Indonesia Sangat Tinggi</title>
		<link>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/laporan-korupsi-global-2007tingkat-korupsi-di-lembaga-peradilan-indonesia-sangat-tinggi/</link>
		<comments>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/laporan-korupsi-global-2007tingkat-korupsi-di-lembaga-peradilan-indonesia-sangat-tinggi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jun 2007 09:59:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ardini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/laporan-korupsi-global-2007tingkat-korupsi-di-lembaga-peradilan-indonesia-sangat-tinggi/</guid>
		<description><![CDATA[Laporan Korupsi Global 2007: Upaya pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono untuk memberantas korupsi ternyata belum membawa perubahan siginifikan. Kasus korupsi di banyak intansi pemerintah masih saja terjadi selama dua tahun terakhir ini, tak terkecuali lembaga peradilan yang diharapkan menjadi pilar penting dalam penegakan hukum perkara korupsi. Lembaga peradilan di Indonesia bahkan masih menempati posisi yang tertinggi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=7&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Laporan Korupsi Global 2007:</p>
<p>Upaya pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono untuk memberantas korupsi ternyata belum membawa perubahan siginifikan. Kasus korupsi di banyak intansi pemerintah masih saja terjadi selama dua tahun terakhir ini, tak terkecuali lembaga peradilan yang diharapkan menjadi pilar penting dalam penegakan hukum perkara korupsi. </p>
<p>Lembaga peradilan di Indonesia bahkan masih menempati posisi yang tertinggi sebagai institusi yang korup. Survei Transparency International (TI) belum lama ini mengungkapkan bahwa di lebih dari dua puluh lima negara, setidaknya satu dari sepuluh keluarga harus membayar suap demi mendapat keadilan di lembaga peradilan.</p>
<p>Di dua puluh negara lain, tiga atau lebih dari sepuluh keluarga melaporkan bahwa uang merupakan bagian dari usaha mendapatkan keadilan di persidangan. Di Indonesia bahkan diperoleh angka yang lebih tinggi, atau sejajar dengan negara Albania, Yunani, Meksiko, Moldova, Maroko, Peru, Taiwan, dan Venezuela.</p>
<p>Tidak heran jika Global Corruption Report 2007 yang diluncurkan oleh Transparency International, sebuah koalisi global antikorupsi memilih tema Corruption in Judicial Systems. Korupsi dianggap melumpuhkan sistem yudisial di seluruh dunia serta menghalangi hak asasi manusia akan peradilan yang adil dan tidak berpihak.</p>
<p>Huguette Labelle, Ketua Transparency International menegaskan dengan adanya korupsi lembaga peradilan, mereka yang berada di pihak yang benar kehilangan hak didengar sedangkan yang bersalah tidak tersentuh hukum.Uang serta pengaruh politik dalam hukum memecah sistem keadilan sosial: satu sistem bagi si kaya, pada sisi lain bagi si miskin. “Jika uang dan pengaruh politik menjadi dasar keadilan, mereka yang miskin tidak dapat berkompetisi,” ujar Akere Muna, Wakil Ketua TI serta presiden Persatuan Pengacara Pan Afrika.</p>
<p>“Selain mengakibatkan mahalnya keadilan, penyuapan juga menghancurkan kemampuan sistem peradilan melawan korupsi serta melumpuhkan peran keadilan sebagai tolak ukur kemandirian dan kredibilitas suatu negara.”Korupsi Lembaga PeradilanKorupsi lembaga peradilan umumnya terbagi dalam dua kategori yakni campur tangan politik dalam proses peradilan oleh lembaga eksekutif atau legislatif, dan penyuapan.</p>
<p>Ketika keadilan dikotori, semua pihak kalah, terutama kalangan miskin yang dipaksa untuk membayar suap di luar kemampuan mereka. Suap, dapat terjadi sepanjang proses hukum sedang berjalan. Menurut laporan dari 32 negara yang dimuat dalam Global Corruption Report, sebagian hakim dapat disuap untuk memperlambat atau mempercepat proses pengadilan, menerima atau menolak permintaan banding, mempengaruhi rekan sesama hakim, atau sekedar menjatuhkan putusan tertentu.</p>
<p>Sebagian staf pengadilan meminta bayaran untuk pelayanan yang seharusnya bebas biaya. Mereka juga meminta bayaran lebih untuk mempercepat atau memperlambat kasus ataupun menginformasikan nama-nama hakim yang dapat disuap. Proses peradilan tak jelas yang memungkinkan terjadinya penyuapan juga menghalangi media dan kalangan sipil dalam memonitor aktivitas pengadilan dan mengungkap korupsi.</p>
<p>Sumber penghasilan dan jaminan yang kurang, menurut Global Corruption Report 2007, merupakan penyebab utama dan konsekuensi dari korupsi. Bertentangan dengan negara-negara dengan pendapatan sedang hingga tinggi di Asia, pemerintah dari mayoritas negara berpendapatan rendah (Indonesia, Bangladesh, Cambodia, Laos, Nepal, Pakistan, Philippines, Thailand dan Vietnam) mengurangi komitmennya untuk memastikan adanya dukungan yang cukup bagi pengadilan dan personilnya, sehingga mengundang korupsi dan merusak aturan hukum.</p>
<p>Bukan hanya itu, kondisi kerja yang tidak aman, promosi jabatan yang tak adil, kurangnya training juga membuat para hakim serta staf pengadilan lain rentan terhadap suap.</p>
<p>Global Corruption Report 2007 menemukan bahwa meskipun telah puluhan tahun diadakan reformasi untuk melindungi independensi yudisial, tekanan untuk menuruti kepentingan politik tetap kuat. Adanya sejumlah hakim di seluruh dunia yang memiliki integritas tinggi pun tidak berpengaruh terhadap kondisi ini. Menurunnya standar internasional pada sistem peradilan jelas terlihat beberapa tahun terakhir di negara-negara seperti Argentina dan Rusia.</p>
<p>Relevansi IndonesiaApa yang dilaporkan Global Corruption Report 2007 telah menunjukkan bahwa sistem peradilan di Indonesia masih sangat korup dan bobrok. Hal ini sangat relevan dengan hasil Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia 2006 yang dirilis oleh Transparency International (TI) Indonesia. Survey IPK itu menemukan bahwa lembaga vertikal (Polisi, Peradilan, Pajak, BPN, Imigrasi, Bea&amp; Cukai, Militer dll) masih dipersepsikan sangat korup.</p>
<p>Lebih memalukan lagi, mereka tidak canggung-canggung dalam meminta suap, hal ini dikonfirmasikan oleh laporan para pelaku usaha bahwa inisiatif suap lebih banyak dilakukan oleh aparat. Pengadilan dilaporkan merupakan lembaga yang paling tinggi tingkat inisiatif meminta suap hingga 100%, disusul Bea dan cukai 95%, Imigrasi 90%, BPN 84%, Polisi 78%, dan Pajak 76%.Dua katagori korupsi peradilan yakni campur tangan politik dan penyuapan juga sangat jelas terlihat.</p>
<p>Sebut saja penanganan sejumlah kasus korupsi besar yang tertutup dan tiba-tiba berhenti di tengah jalan. Sebagai contoh, sudah puluhan kasus korupsi yang melibatkan elite politik dan pengusaha nakal di-SP3-kan (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) oleh Kejagung.Banyak juga pencari keadilan di daerah punya pengalaman buruk soal perilaku hakim yang minta suap. Lebih memperihatinkan lagi, manakala kekuatan yang merupakan bagian dari ide “trias politika” yang seharusnya independen terhadap eksuktif dirangkum menjadi satu yang bernama muspida atau muspida plus, sehingga mendudukan mereka di dalam satu “piring makan besar”.</p>
<p>Muspida, warisan era jederal Korup Soeharto, yang terdiri atas Ketua DPRD, Kapala Kejaksaan Nageri, Ketua Pengadilan Negeri plus Kepala Polisi Resor (Kapolres) dan Komandan Kodim (Dandim) mendapat honorarium khusus di luar gaji resmi dari instansinya. Sebagai induk pengadilan di Indonesia, Mahkamah Agung (MA) sudah pasti mengetahui kebobrokan sistem peradilan kita dalam menangani perkara korupsi.</p>
<p>Semestinya korupsi yang terjadi di lembaga peradilan kita merupakan problem yang seharusnya dipecahkan oleh MA. Kecilnya gaji hakim seharusnya tidak menjadi alasan pembenar bagi para hakim untuk melakukan praktik korupsi maupun suap. Untuk itu, diperlukan upaya perbaikan sistem peradilan untuk mendorong lahirnya hakim yang bersih dan independen dalam penegakan hukum. Diperlukan langkah-langkah yang strategis untuk melakukan pengawasan terhadap para hakim.</p>
<p>Salah satunya adalah membuka pintu pengawasan yang melibatkan masyarakat. Jadi, pengawasan tidak hanya dilakukan MA, tapi yang lebih penting memberdayakan Komisi Yudisial (KY) untuk melakukan pengawasan terhadap hakim. Bagaimanapun KY, telah berhasil membangun budaya kontrol yang membuat para hakim lebih hati-hati. Dengan dipangkasnya kewenangan KY belum lama ini, tak ada lagi pengawasan terhadap hakim. Oleh karena itu, kewenangan KY harus kembali diperluas dengan merevisi undang-undang.</p>
<p>Selain itu, eksistensi Pengadilan Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi(Tipikor) perlu diperkuat. Sebab selama dua tahun terakhir (2005-2006) sedikitnya 29 perkara telah diperiksa dan diputus oleh Pengadilan Tipikor secara lebih cepat. Seluruh kasus korupsi divonis bersalah dan tidak ada satupun yang vonis bebas.</p>
<p>Sebaliknya sepanjang periode tahun 2005-2006 ada kurang lebih 203 perkara yang telah diperiksa dan diputus oleh pengadilan. 72 perkara korupsi dengan 171 terdakwa korupsi (36 %) telah divonis bebas oleh pengadilan, dan selebihnya lebih banyak divonis ringan. Fakta tersebut menunjukan koruptor lebih banyak dapat dibuktikan kesalahannya di pengadilan Ad Hoc Tipikor daripada di Pengadilan Negeri biasa.</p>
<p>Rekomendasi<br />
Dalam upaya mengurangi dan mencegah korupsi, Transparency International menawarkan rekomendasi untuk memperkuat independensi peradilan serta melawan korupsi di lembaga peradilan diantaranya:</p>
<p>1. Perlunya reformasi sistem peradilan untuk menghindari campur tangan eksekutif dan legislatif, serta munculnya penyuapan terhadap para hakim yang menangani kasus korupsi.</p>
<p>2. Diperketatnya pengawasan terhadap para hakim yang menangani kasus dugaan korupsi dengan melibatkan masyarakat, serta mengembalikan wewenang Komisi Yudisial (KY) untuk melakukan fungsi pengawasan.</p>
<p>3. Memperkuat eksistensi pengadilan Ad Hoc Tipikor (yang sempat hendak dilikuidasi) dalam menangani kasus dugaan korupsi mengingat kurang optimalnya pengadilan negeri dalam menangani kasus korupsi,dengan mempercepat pembentukan UU Pengadilan Khusus Tipikor yang transparan, akuntabel dan partisipatif.</p>
<p>4. Dalam penunjukan pejabat yudisial, terutama hakim proses seleksi telah dilakukan oleh KY perlu diperkuat dan dihindari dualisme kewenangan oleh MA, dengan tetap mengedepankan pada integritas dan kompetensi pada para calon, serta melibatkan masyarakat luas,termasuk perkumpulan profesional untuk dimintai pendapatnya.</p>
<p>5. Penetapan gaji para pejabat lembaga peradilan harus menggambarkan pengalaman serta perkembangan kemampuan. Perlindungan terhadap pendapatan dan lingkungan kerja dari campur tangan badan eksekutif dan legislatif juga harus diberikan.</p>
<p>6. Diperlukan kebebasan akses informasi mengenai perundang-undangan, prosedur peradilan, serta pengangkatan pegawai baru di lembaga yudisial untuk menghindari pengangkatan pejabat yudisial secara KKN.</p>
<p>7. Proses peradilan harus dilakukan secara terbuka, serta pengadilan juga harus mengumumkan dasar pertimbangan dijatuhkannya suatu keputusan dalam penanganan kasus korupsi untuk menghindari munculnya prasangka penyalah-gunaan jabatan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/arifkisoenam.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/arifkisoenam.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifkisoenam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifkisoenam.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifkisoenam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifkisoenam.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifkisoenam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifkisoenam.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifkisoenam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifkisoenam.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifkisoenam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifkisoenam.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifkisoenam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifkisoenam.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifkisoenam.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifkisoenam.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifkisoenam.wordpress.com&amp;blog=966094&amp;post=7&amp;subd=arifkisoenam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifkisoenam.wordpress.com/2007/06/19/laporan-korupsi-global-2007tingkat-korupsi-di-lembaga-peradilan-indonesia-sangat-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/558d4f834929297dfd481b015386ef4b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ardini</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
